Bea Cukai Belum Bisa Pastikan Ada Sapi Impor yang Kena PPN

Kompas.com - 26/01/2016, 20:40 WIB
|
EditorJosephus Primus

JAKARTA, KOMPAS.com – Pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum bisa memastikan ada tidaknya sapi impor dari Australia yang sudah dikenai pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen. Kebijakan tersebut sedianya sudah diberlakukan pada 8 Januari 2016, meski kemudian dibatalkan.

Namun begitu, Kementerian Perdagangan, dalam hal ini Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri telah mengeluarkan izin impor sapi bakalan sebanyak 198.000 ekor, pada 12 Januari 2016. “Belum kita cek datanya apakah sudah dipungut belum,” kata Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai DJBC Sugeng Aprianto, Selasa (26/1/2016).

Dia bilang, pada prinsipnya pengurusan pabean tidak hanya berkaitan dengan kewajiban fiskal bea dan cukai, melainkan juga pajak-pajak impor. Oleh karena itu, dia bilang pihaknya harus mengecek terlebih dahulu, apakah sudah ada sapi impor yang masuk dan dikenai PPN 10 persen.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (APIDI) Thomas Sembiring mengatakan, meskipun kebijakan PPN 10 persen atas sapi impor telah dibatalkan, pedagang telanjur membeli barang dengan harga plus PPN, pasca-pemberlakuan tanggal 8 Januari 2016.

Inilah yang ditengarai Thomas menyebabkan harga daging sapi di tingkat konsumen di beberapa pasar masih tinggi. Dikonfirmasi Kompas.com, Selasa sore, Direktur Eksekutif Asosiasi Produsen Daging dan Feedlot Indonesia (Apfindo) Johny Liano memastikan tidak ada penurunan pasokan dari penggemukan ke rumah potong hewan atau pedagang besar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.