Harga Komoditas Turun, Pinjaman Bank Perusahaan Tambang Turun 7,5 Persen

Kompas.com - 27/01/2016, 10:09 WIB
|
EditorM Fajar Marta
Jakarta, Kompas.com - Harga bahan tambang terjun bebas mengikuti kejatuhan harga minyak dan kelesuan perekonomian dunia. Perusahaan-perusahaan tambang di tanah airpun terkena imbasnya.

Sebagian besar perusahaan tambang tidak mampu lagi berekspansi. Mereka yang biasanya rutin mengajukan pinjaman atau kredit ke bank untuk ekspansi, kini tak lagi melakukannya. Jangankan untuk berekspansi, bertahan saja sulit.

Dampaknya, pinjaman atau kredit bank perusahaan tambang pun turun. Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total pinjaman perusahaan tambang di perbankan nasional pada akhir November 2015 tercatat Rp 132,6 triliun. Angka tersebut turun 7,5 persen dibandingkan awal tahun 2015 yang sebesar Rp 142,82 triliun.

Tren penurunan pinjaman bank perusahaan tambang telah terlihat sejak triwulan pertama 2015. Sejak itu, angka pinjaman terus menurun hingga sekarang.

Saat ini, harga bahan-bahan tambang di pasaran sudah berada di bawah harga produksinya. Ini membuat banyak perusahaan tambang yang menyetop usahanya untuk sementara. Sebagian dari mereka juga terpaksa merumahkan karyawannya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.