Ford Hengkang, Pemerintah Harus Introspeksi Diri

Kompas.com - 02/02/2016, 19:31 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong mengatakan, hengkangnya Ford ataupun investor lain patut disesalkan. "Kalau buat saya ya, saya tentunya selalu bertanya apa yang mesti kita benahi dari diri sendiri, agar kita semakin atraktif untuk segala macam investor termasuk otomotif," kata Thomas kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Meski begitu, dia juga menyadari, tentunya hengkangnya Ford juga harus ditanggapi secara proporsional. Thomas menuturkan, meskipun Ford menutup seluruh agen penjualannya di Indonesia, akan tetapi ada pemain baru yang tertarik mengembangkan bisnis otomotif di Indonesia.

"Namanya GM Wuling, itu patungan General Motor Amerika dan China. Sekarang lagi dalam proses investasi 1 miliar dollar AS," imbuh Thomas.

Lebih jauh dia bilang, keluar-masuknya pemain industri otomotif lantaran persaingan sengit adalah hal yang biasa. Asalkan, ucap Thomas, jangan sampai para pemain itu keluar lantaran iklim usaha yang tidak baik dan infrastruktur yang tidak mencukupi. Menurut Thomas, hengkangnya Ford tidak akan mengganggu jumlah penjualan mobil secara signifikan. Sebabnya, penjualan mobil Ford memang tidak banyak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.