Gabungan Pengusaha Farmasi: PHK dilakukan Perusahaan Asing

Kompas.com - 09/02/2016, 21:37 WIB
Ilustrasi Thinkstock.comIlustrasi
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta
JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia (GPFI) tak menampik terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) di Industri Farmasi.

Namun GPFI mengungkapkan bahwa PHK terjadi pada perusahaan-perusahaan farmasi asing.

"Itu yang mengumumkan PHK secara terbuka adalah (perusahaan) PMA (penanaman modal asing)," ujar Direktur Eksekutif Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia Dorodjatun Sanusi saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Selasa (7/2/2016).

Menurut dia, jumlah pekerja yang di-PHK oleh perusahaan farmasi asing cukup signifikan.

Namun, ia tak mengetahui persis jumlahnya karena perusahaan-perusahaan itu bukan anggota dari GPFI.

"Meraka lakukan (pengumuman PHK) secara terbuka dan melakukan negosiasi (dengan karyawan)," kata dia.

Sebelumya, Konfederesi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta pemerintah sungguh-sungguh menghentikan gelombang PHK.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, gelombang PHK semakin besar, dan yang teranyar menghantam industri farmasi.

Sementara itu Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyatakan, data mengenai jumlah karyawan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dirilis serikat pekerja harus dikoreksi.

Menurutnya, beberapa data yang dirilis KSPI tidak benar. (Baca : Data PHK Karyawan yang Dirilis Serikat Pekerja Perlu Dikoreksi)


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.