Produksi Dalam Negeri Meningkat, Pertamina Pangkas Impor Elpiji

Kompas.com - 12/02/2016, 18:38 WIB
Kapal Pertamina LPG 2 yoga sukmanaKapal Pertamina LPG 2
|
EditorM Fajar Marta
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mengurangi impor elpiji sebesar 1.656 Metrik Ton (MT) per hari pada tahun 2016.

Pengurangan tersebut dilakukan karena kapasitas pengolahan gas di dalam negeri meningkat.

VP Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro  Jumat (12/2/2016) di Jakarta mengatakan, konsumsi elpiji tahun ini diperkirakan mencapai 7,8 juta MT.

Awalnya, kebutuhan elpiji itu akan dipenuhi dari dalam negeri sebanyak 3 juta MT dan impor sebanyak 4,8 juta MT.

Namun, rencana impor elpiji sebanyak 4,8 juta MT atau 13.150 MT per hari direvisi.

Pasalnya, Pertamina mendapat tambahan pasokan elpiji dari dalam negeri sehingga bisa mengurangi impor sebanyak 1.650 MT per hari atau 12 persen dari total impor.

Wianda menuturkan, tambahan pasokan elpiji di dalam negeri berasal dari kilang Cilacap sebanyak 1.066 MT per hari, elpiji plant Mundu 100 MT per hari, dan kilang TPPI Tuban 408 MT per hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi sekarang porsi impor tinggal 50 persen," jelas dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.