Reksadana Syariah USD BNP Paribas Incar Negara Maju

Kompas.com - 15/02/2016, 14:41 WIB
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Reksadana Syariah USD BNP Paribas yang resmi diluncurkan besok, mengincar negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan negara-negara di Eropa. Pertimbangan yang diambil, kata Presiden Direktur PT BNP Paribas Investment Partners Vivian Secakusuma, lantaran di negara-negara tersebut, perekonomian mulai membaik. "Sementara di emerging market (negara berkembang) masih melambat," katanya di Jakarta pada Senin (15/2/2016).

Sementara itu, menurut penjelasan Head of Marketing BNP Paribas Investment Partners Maya Kamdani dalam kesempatan itu, reksadana tersebut memungkinkan investor di Indonesia bisa membeli saham-saham perusahaan berskala global. Ia juga mengatakan karena berbasis syariah, pihaknya juga mengikuti peraturan keuangan syariah yang tidak mengizinkan berinvestasi di bidang-bidang yang tak sesuai syariah seperti pada minuman beralkohol, terkait perjudian, dan rokok.

Selanjutnya, reksadana ini bakal menempatkan investasinya pada 80 persen efek saham syariah di luar negeri. Kemudian, 20 persen investasi bakal ditempatkan pada efek syariah dalam negeri. Reksadana ini pun menggunakan Dow Jones Islamic Market World Index (DJIMWI) sebagai acuan.

Sampai dengan 2016 berakhir, target investasi pada reksadana ini dipatok antara 50 juta dollar AS hingga 100 juta dollar AS. Menurut Vivian, pihaknya mengacu pada historical return (DJIMWI) yang selama sepuluh tahun terakhir berada di kisaran lima persen. Oleh karena itulah, reksadana ini juga bakal mengikuti patokan tersebut. "Sama atau lebih besar dari historical return," demikian Vivian Secakusuma.

Primus Dari kiri ke kanan, CEO Standard Chartered Indonesia Shee Tse Koon, Presiden Direktur PT BNP Paribas Investment Partners Vivian Secakusuma, dan CEO Citi Indonesia Batara Sianturi pada peluncuran Reksadana Syariah BNP Paribas Cakra Syariah USD pada Senin (15/2/2016). Citi Indonesia dan Standard Chartered Indonesia mendistribusikan reksadana tersebut kepada investor.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa itu Restrukturisasi Kredit, Syarat, dan Contohnya

Apa itu Restrukturisasi Kredit, Syarat, dan Contohnya

Spend Smart
Inflasi Juni 0,61 Persen, Dipicu Harga Cabai Merah hingga Rokok Kretek Filter

Inflasi Juni 0,61 Persen, Dipicu Harga Cabai Merah hingga Rokok Kretek Filter

Whats New
Ingin Investasi di 'Peer to Peer Lending'? Calon 'Lender' Harus Tahu Ini

Ingin Investasi di "Peer to Peer Lending"? Calon "Lender" Harus Tahu Ini

Earn Smart
Maskapai Minta Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Naik, YLKI: Sah Saja, asalkan Tak Melanggar

Maskapai Minta Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Naik, YLKI: Sah Saja, asalkan Tak Melanggar

Whats New
Antisipasi Biaya Pendidikan Anak Mahal, Ini yang Bisa Dilakukan Orangtua

Antisipasi Biaya Pendidikan Anak Mahal, Ini yang Bisa Dilakukan Orangtua

Spend Smart
Simak Harga Sembako di Jakarta Hari Ini

Simak Harga Sembako di Jakarta Hari Ini

Whats New
TikTok Perkenalkan Program 'Follow Me' untuk Dukung UMKM dalam Mengembangkan Komunitas dan Bisnis

TikTok Perkenalkan Program "Follow Me" untuk Dukung UMKM dalam Mengembangkan Komunitas dan Bisnis

Whats New
Kementerian PAN-RB: Bapak Tjahjo Kumolo Telah Dipanggil Allah SWT, Mohon Doanya...

Kementerian PAN-RB: Bapak Tjahjo Kumolo Telah Dipanggil Allah SWT, Mohon Doanya...

Whats New
Biar Tidak Ketinggalan Cuan, Simak Daftar Emiten yang Cum Dividen di Awal Juli Ini

Biar Tidak Ketinggalan Cuan, Simak Daftar Emiten yang Cum Dividen di Awal Juli Ini

Earn Smart
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah di Sesi I Perdagangan

Rupiah dan IHSG Kompak Melemah di Sesi I Perdagangan

Whats New
PTPN Group Bangun Pabrik BioCNG Berbahan Baku Limbah Cair Kelapa Sawit

PTPN Group Bangun Pabrik BioCNG Berbahan Baku Limbah Cair Kelapa Sawit

Whats New
Wujukan Net Zero Operations, Sustainability Harus Jadi Prioritas Industri

Wujukan Net Zero Operations, Sustainability Harus Jadi Prioritas Industri

Rilis
Antisipasi Kecelakaan Beruntun, Kemenhub Tingkatkan Pengawasan Angkutan Pariwisata

Antisipasi Kecelakaan Beruntun, Kemenhub Tingkatkan Pengawasan Angkutan Pariwisata

Whats New
Ini Alasan Pertamina Dorong Masyarakat Daftar lewat Situs Web MyPertamina ketimbang ke Aplikasi

Ini Alasan Pertamina Dorong Masyarakat Daftar lewat Situs Web MyPertamina ketimbang ke Aplikasi

Whats New
Syarat dan Cara Ajukan KUR BRI Online 2022 lewat kur.bri.co.id

Syarat dan Cara Ajukan KUR BRI Online 2022 lewat kur.bri.co.id

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.