Kompas.com - 19/02/2016, 14:47 WIB
Dua di tengah: Ludovic Boistot, President Director Airbus Helicopters Indonesia dan Setyono Djuanda Darmono, Pendiri sekaligus Presiden Direktur Jababeka di acara penandatanganan MoU pembelian 12 helikopter Airbus H130 di Singapore Airshow, Jumat (19/2/2016). AirbusDua di tengah: Ludovic Boistot, President Director Airbus Helicopters Indonesia dan Setyono Djuanda Darmono, Pendiri sekaligus Presiden Direktur Jababeka di acara penandatanganan MoU pembelian 12 helikopter Airbus H130 di Singapore Airshow, Jumat (19/2/2016).
|
EditorJosephus Primus
SINGAPURA, KOMPAS.com - PT Jababeka Tbk berniat untuk membeli 12 unit helikopter H130 dari Airbus Helicopters.  Hal tersebut tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandangani kedua pihak di ajang Singapore Airshow 2016, Jumat (19/2/2016).

Helikopter tersebut akan digunakan untuk menyediakan layanan shuttle yang menghubungkan Jakarta dengan lebih dari 100 properti dalam jaringan Jababeka. Layanan ini akan dimulai dari kawasan industri utama Jababeka di Cikarang, Jawa Barat.

"Walaupun Cikarang hanya terletak 25 km dari Jakarta, namun lalu lintasnya bisa memakan waktu hingga tiga sampai empat jam, layanan transportasi pengumpan atau shuttle helikopter ini sudah dibutuhkan sejak lama di Cikarang,” ujar Setyono Djuanda Darmono, Pendiri sekaligus Presiden Direktur Jababeka.

Sementara, Airbus Helicopters Vice President and Head for Sales untuk Asia Tenggara dan Asia Pasifik Fabrice Rochereau mengatakan, “Inisiatif Jababeka untuk memperkenalkan layanan shuttle helikopter di kawasan industrinya akan menjadi contoh bagi industri lain."

"H130 adalah helikopter penumpang yang biasa untuk layanan shuttle antarkota dan wilayah terpencil, karenanya sempurna untuk proyek ini," imbuh Rochereau.

Airbus Airbus Helicopters H130
H130 adalah salah satu produk helikopter kelas ringan bermesin tunggal dari Aribus Helicopters yang mampu mengangkut hingga enam penumpang. Helikopter ini mampu terbang hingga jarak 329 mil laut (610 km) dengan kecepatan maksimal 130 knots atau 240 km/jam di ketinggian jelajah 15.000 kaki/4,7 km di atas permukaan laut.

Tidak disebut berapa nilai MoU antara Jababeka dengan Airbus Helicopters. Namun, di pasaran, saat ini satu unit H130 dibanderol 3,6 juta dollar AS (sekitar Rp 48 miliar).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggaran Subsidi Energi Bengkak, Harga Pertalite Tetap Tidak Naik

Anggaran Subsidi Energi Bengkak, Harga Pertalite Tetap Tidak Naik

Whats New
Niat Cuma Bantu Suami, Istri Ojol Ini Tak Menyangka Bisnisnya Malah Sukses

Niat Cuma Bantu Suami, Istri Ojol Ini Tak Menyangka Bisnisnya Malah Sukses

Smartpreneur
Harga Minyak Dunia Bergejolak, Anggaran Subsidi Energi Bengkak Jadi Rp 443,6 Triliun

Harga Minyak Dunia Bergejolak, Anggaran Subsidi Energi Bengkak Jadi Rp 443,6 Triliun

Whats New
Punya Growth Mindset saat Bekerja, Pentingkah?

Punya Growth Mindset saat Bekerja, Pentingkah?

Work Smart
Polda Jatim Ringkus Mafia Pupuk dan Amankan 279,45 Ton Pupuk Subsidi, Mentan SYL Berikan Apresiasi

Polda Jatim Ringkus Mafia Pupuk dan Amankan 279,45 Ton Pupuk Subsidi, Mentan SYL Berikan Apresiasi

Rilis
IHSG Mulai Pulih, Simak Cara Mengatur Portofolio Investasi

IHSG Mulai Pulih, Simak Cara Mengatur Portofolio Investasi

Earn Smart
Diterpa Sentimen 'Sell in May and Go Away', Apakah IHSG Masih Menarik?

Diterpa Sentimen "Sell in May and Go Away", Apakah IHSG Masih Menarik?

Earn Smart
Kewirausahaan untuk Semua

Kewirausahaan untuk Semua

Smartpreneur
Wacana WFA bagi ASN, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Belum Setuju

Wacana WFA bagi ASN, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Belum Setuju

Whats New
Atasi Krisis Pangan, Bank Dunia Siap Gelontorkan Rp 441 Triliun

Atasi Krisis Pangan, Bank Dunia Siap Gelontorkan Rp 441 Triliun

Whats New
Subsidi Energi Membengkak, Belanja Negara Tahun Ini Dipatok Jadi Rp 3.106 Triliun

Subsidi Energi Membengkak, Belanja Negara Tahun Ini Dipatok Jadi Rp 3.106 Triliun

Whats New
E-Toll Bakal Diganti Sistem Pembayaran Tanpa Sentuh MLFF, Ini Tanggapan BCA

E-Toll Bakal Diganti Sistem Pembayaran Tanpa Sentuh MLFF, Ini Tanggapan BCA

Whats New
Pemerintah Ajukan Perubahan Postur APBN 2022, Begini Rinciannya

Pemerintah Ajukan Perubahan Postur APBN 2022, Begini Rinciannya

Whats New
Ini Upaya Super Indo jika Harga Daging dan Telur Mahal akibat Larangan Ekspor Gandum India

Ini Upaya Super Indo jika Harga Daging dan Telur Mahal akibat Larangan Ekspor Gandum India

Whats New
Hindari Perceraian Dini, Simak 5 Tips Kelola Keuangan bagi Pasangan Milenial

Hindari Perceraian Dini, Simak 5 Tips Kelola Keuangan bagi Pasangan Milenial

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.