Dana Pemerintah Daerah yang Mengendap di Bank Meningkat

Kompas.com - 23/02/2016, 20:12 WIB
Uang Rupiah KOMPAS.com/SRI LESTARI Uang Rupiah
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Dana pemerintah daerah yang tak terpakai alias idle di awal tahun ini meningkat.

Dana yang tidak terpakai tersebut mengendap di perbankan.

Direktur Jenderal (Ditjen) Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemkeu) Boediarso Teguh Widodo mengatakan, per 31 Januari 2016 lalu, jumlah dana tersebut mencapai Rp 180,71 triliun. 

Besarnya dana tersebut lebih tinggi dibanding bulan yang sama 2015 yang sebesar Rp 168,88 triliun.

Boediarso mengatakan, lebih tingginya jumlah dana tersebut karena pada awal tahun pemerintah pusat menyalurkan dana bagi hasil (DBH) triwulan pertama di awal Januari 2016.

Selain itu, adanya dua kali penyaluran dana alokasi umum (DAU) pada Januari dan masih belum dimulainya kegiatan di tahun 2016.

"Pada Januari tahun ini dilakukan penyaluran DBH triwulan pertama 2016 yang biasanya baru ditransfer bulan Maret, dan juga ada penyelesaian realisasi penyaluran dana transfer ke daerah kurang bayar tahun 2013 dan 2014," kata Boediarso Selasa (23/2/2016) di Jakarta. (Adinda Ade Mustami)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber KONTAN
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.