Kompas.com - 01/03/2016, 23:39 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyebut, dari delapan Kawasan Eekonomi Khusus (KEK), masih banyak yang belum siap dari segi lahan infrastruktur, dan sebagainya.

Adapun KEK yang relatif siap hanya Sei Mangkei, Tanjung Lesung, dan Mandalika.

"Beberapa lainnya seperti Palu, Bitung, banyak yang harus diperbaiki seperti pengelolanya, lahannya, terutama faktor lahan. Lahannya belum dibebaskan, belum siap," kata Franky di Kantor Menko Perekonomian, Selasa (1/3/2016).

Dengan demikian, imbuh Franky, pemerintah akan lebih fokus kepada KEK yang lebih siap. Adapun orientasi ke depan adalah KEK itu harus yang lahannya siap atau infrastrukturnya memang sudah ada.

"Tentu tanggung jawab pemerintah kalau sudah ada status KEK. Dulu investor datang ke situ kan karena KEK," tutur Franky.

Selain Franky, rakor tersebut dihadiri oleh Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro dan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong.

Dalam rapat tersebut dibahas mengenai usulan penambahan KEK di sebanyak empat kawasan, yakni Sorong, Lhokseumawe, Tanjung Kelayang, dan Merauke.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.