Kerja di Perpustakaan CIA Digaji Rp 125 Juta Per Bulan, Mau?

Kompas.com - 07/03/2016, 20:00 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko
KOMPAS.com — Siapa bilang, profesi pustakawan yang bekerja di perpustakaan tidak punya kesempatan mendapatkan gaji selangit?

Buktinya, badan intelijen Amerika Serikat atau Central Intelligence Agency (CIA) membuka lowongan bagi pustakawan dengan tawaran gaji yang cukup menggiurkan, yakni 50.864 dollar AS hingga 118.069 dollar AS (Rp 661 juta-Rp 1,5 miliar) per tahun.

Jumlah itu setara Rp 55 juta hingga Rp 125 juta per bulan, atau di atas rata-rata pemasukan keluarga di AS.

Sebagaimana dikutip dari CNN Money, Senin (7/3/2016), pustakawan yang direkrut CIA nantinya tak hanya bekerja di perpustakaan.

"Mereka yang terpilih juga berkesempatan menjadi bagian dari informan (embedded), ikut berbagai penugasan, serta bergabung dengan komunitas intelijen," tulis CIA.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi pelamar adalah pendidikan minimal S-2, memiliki pengalaman sebagai pustakawan, serta bersedia mengikuti pemeriksaan latar belakang.

Hal lain yang juga harus dipenuhi adalah tes kesehatan dan psikologis, termasuk harus lulus dari tes kebohongan.

"Para calon pelamar juga diwajibkan untuk tidak mengonsumsi obat-obatan ilegal dalam jangka waktu setahun ini," lanjut CIA.

CIA menempatkan pustakawan sebagai profesi yang memiliki peran strategis dalam mengumpulkan dan mengelola informasi. Pemerintah federal telah mempekerjakan lebih dari 1.400 pustakawan.

Saat ini, rasio pengangguran di AS berada di level 4,9 persen. Namun, berbagai perusahaan serta institusi pemerintah mengalami kesulitan untuk mendapatkan tenaga kerja yang benar-benar mumpuni.

Di AS, profesi sebagai pustakawan memungkinkan seseorang mendapatkan gaji yang layak, meskipun tidak besar-besar amat.

Departemen Tenaga Kerja AS memprediksi, lowongan untuk pustakawan tetap terbuka, meskipun tidak sebanyak profesi lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN Money
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inflasi Jadi Momok Semua Negara, Jokowi: Kita Tidak Boleh Bekerja Standar

Inflasi Jadi Momok Semua Negara, Jokowi: Kita Tidak Boleh Bekerja Standar

Whats New
KemenkopUKM Tingkatkan Daya Saing UMKM di Pasar Global dengan Jejaring Digital

KemenkopUKM Tingkatkan Daya Saing UMKM di Pasar Global dengan Jejaring Digital

Rilis
Syarat Bikin SKCK, Biaya, dan Tahapannya di Kantor Polisi mupun Online

Syarat Bikin SKCK, Biaya, dan Tahapannya di Kantor Polisi mupun Online

Work Smart
Subsidi Energi 2023 Turun Signifikan, Harga Pertalite Akan Naik?

Subsidi Energi 2023 Turun Signifikan, Harga Pertalite Akan Naik?

Whats New
Angka Inflasinya Sudah Tinggi, Jokowi Minta 5 Provinsi Ini Hati-hati

Angka Inflasinya Sudah Tinggi, Jokowi Minta 5 Provinsi Ini Hati-hati

Whats New
7 Uang Rupiah Baru Diluncurkan, Sri Mulyani: Di Setiap Lembarnya Terdapat Cerita dan Narasi Kebangsaan

7 Uang Rupiah Baru Diluncurkan, Sri Mulyani: Di Setiap Lembarnya Terdapat Cerita dan Narasi Kebangsaan

Whats New
Rupiah Masih Tertekan, Dollar AS Kembali Tembus Rp 14.800

Rupiah Masih Tertekan, Dollar AS Kembali Tembus Rp 14.800

Whats New
Simak Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Tanpa ke Kantor BPN

Simak Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Tanpa ke Kantor BPN

Whats New
APJII Dorong Program Pemerataan Layanan Telekomunikasi Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

APJII Dorong Program Pemerataan Layanan Telekomunikasi Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

Whats New
Inflasi Masih 4,94 Persen, Jokowi: Didukung oleh Tidak Naiknya Harga BBM, Elpiji, dan Listrik

Inflasi Masih 4,94 Persen, Jokowi: Didukung oleh Tidak Naiknya Harga BBM, Elpiji, dan Listrik

Whats New
Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Whats New
Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Whats New
Penurunan Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 336,7 Triliun Dinilai Tidak Rugikan Pertamina

Penurunan Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 336,7 Triliun Dinilai Tidak Rugikan Pertamina

Whats New
IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Kembali Dekati 7.200

IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Kembali Dekati 7.200

Whats New
BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru Hari Ini, Apa Saja?

BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru Hari Ini, Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.