Kompas.com - 11/03/2016, 12:18 WIB
Penulis Aprillia Ika
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
BATAM, KOMPAS.com - Lion Air Group menyatakan bahwa perusahaan tertarik untuk melakukan penawaran publik perdana atau Initial Public Offering ( IPO).

Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengatakan IPO dipandang sebagai langkah positif untuk mendukung ekspansi bisnis.

"Tapi saat ini belum perlu. IPO seperti melamar gadis. Banyak yang harus dipersiapkan. Dan saat ini Lion belum mendesak membutuhkan dana," kata  di Batam, Jumat (11/3/2016).

Menurut Edward, selama ini pembelian pesawat dan peralatan di Lion banyak menggunakan dana perbankan. Misal dengan sistem cicil, sewa dan sebagainya.

"Salah satu bank yang memberikan pinjaman misal bank Exim dari AS," kata Edward.

Menurut dia, mereka pendapatkan kredit ekspor yang berbeda skemanya dengan skema kredit komersial. Sebab untuk kredit ekspor dibiayai negara pengekspor. Sehingga jadi win-win solution buat Lion.

Selain itu, Lion yang sahamnya dikuasai keluarga Rusdi Kirana ini, menilai perlu lingkungan yang mendukung untuk IPO.

"Kalau kami IPO terus nggak ada yang berminat atau pasar lesu, bagaimana? Kami harus pikirkan kapan waktu yang tepat," lanjut dia.

Pada tahun ini, Lion Air akan mendatangkan 42 pesawat baru dari jenis ATR, Boeing dan Airbus.

Selain itu, hingga 2019 mendatang Lion Air berinvestasi Rp 7 triliun untuk mengembangkan bisnis perawatan pesawat di Batam, yakni Batam Aero Technic.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.