Dollar AS Menguat Usai Aksi Teror di Brussels

Kompas.com - 23/03/2016, 12:03 WIB
|
EditorM Fajar Marta

NEW YORK, KOMPAS.com — Kurs dollar AS bergerak menguat pada Selasa (22/3/2016) waktu setempat.

Penguatan dollar AS ini terjadi usai aksi teror bom di Brussels, Belgia, yang menewaskan 35 orang dan diklaim didalangi oleh Negara Islam Irak dan Suriah atau NIIS (ISIS).

Analis menyatakan, setelah sebuah peristiwa, biasanya pergerakan yang cukup kuat akan terlihat.

Pasar pun menjadi terbiasa dengan adanya peristiwa darurat semacam itu.

Nilai tukar dollar AS bertengger pada posisi 1,1216 terhadap eruo dan 112,35 terhadap yen.

Mata uang Swiss, franc, yang biasanya merupakan mata uang paling aman, nyatanya melemah terhadap euro dan dollar AS pula.

"Semakin banyak ketidakstabilan di Eropa, semakin sulit bagi euro untuk menjaga levelnya. Fakta bahwa apa yang terjadi di Brussels, yang merupakan ibu kota tak resmi kawasan Eropa, juga memiliki dampak terhadap pasar," ujar Boris Schlossberg dari BK Asset Management.

Schlossberg menjelaskan, secara umum, ada rasa ketidakpastian pada pasar saat ini karena tidak ada yang yakin apakah dampak peristiwa ini jangka panjang atau tidak. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.