Kompas.com - 31/03/2016, 16:26 WIB
|
EditorJosephus Primus

 

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN kembali menurunkan tarif listrik per April 2016 untuk 12 golongan tarif yang sudah mengikuti mekanisme tariff adjustment.

"Tarif listrik turun terus sejak November 2015 hingga April 2016," kata Kepala Divisi Niaga PLN, Benny Marbun kepada Kompas.com, Kamis (31/3/2016).

Penurunan tarif listrik pada April berkisar antara Rp 8 hingga Rp 12 per kilowatt hour (kWh). Penurunan tarif listrik pada April didorong penguatan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dan rendahnya indeks harga konsumen, meskipun terjadi sedikit kenaikan harga minyak mentah.

Rupiah mengalami penguatan sebulan terakhir, dari level 13.889 per dollar AS pada Januari 2016, menuju level 13.516 per dollar AS pada Februari 2016. Sementara itu indeks harga konsumen yang mencatat inflasi 0,51 persen pada Januari 2016, menjadi mengalami deflasi 0,09 persen pada Februari 2016. Adapun rata-rata harga minyak bumi Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) yang mengikuti fluktuasi minyak mentah dunia mengalami peningkatan dari 27,49 dollar AS per barrel pada Januari 2016 menjadi 28,29 dollar AS per barrel.

Berikut adalah besaran tarif listrik per April 2016.

1. Tarif tegangan rendah (TR) turun dari Rp 1.355 per kWh menjadi Rp 1.343 per kWh. Tarif yang berubah: R1/1.300 VA, R1/2.200 VA, R2/3.500-5.500 VA, R3/6.600 VA ke atas, B2/6.600 VA-200 kVA, P1/6.600 VA-200 kVA, dan P3.

2. Tarif tegangan menengah (TM) turun dari Rp 1.042 per kWh menjadi Rp 1.033 per kWh. Tarif yang berubah: B3/di atas 200 kVA, I3/di atas 200 kVA, P2/di atas 200 kVA.

3. Tarif tegangan tinggi (TT) turun dari Rp 933 per kWh menjadi Rp 925 per kWh. Tarif yang berubah: I4/30 MVA ke atas.

Enam kali turun

Benny mengatakan, penurunan tarif listrik April 2016 adalah kali keenam sejak November 2015. Menurut catatan PLN, tarif listrik TR pada November adalah Rp 1.533, Desember Rp 1.509, Januari Rp 1.409, Februari Rp 1.392, Maret Rp 1.355, dan April Rp 1343.

Adapun tarif listrik TM pada November adalah Rp 1.207, Desember Rp 1.189, Januari 1.084, Februari Rp 1.071, Maret 1.042, dan April Rp 1.033.

Sementara itu, tarif listrik TT pada November adalah Rp 1.076, Desember Rp 1.060, Januari Rp 970, Februari Rp 959, Maret Rp 933, dan April Rp 925.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesan Luhut ke Penjual Migor: Terdaftar di Simirah 2.0 atau PUJLE, Tak Bisa Lagi Main Harga...

Pesan Luhut ke Penjual Migor: Terdaftar di Simirah 2.0 atau PUJLE, Tak Bisa Lagi Main Harga...

Whats New
Pemerintah Batasi Bersubsidi Pupuk Mulai 2023, Hanya untuk Urea dan NPK

Pemerintah Batasi Bersubsidi Pupuk Mulai 2023, Hanya untuk Urea dan NPK

Whats New
Bantu Sukseskan Mudik Lebaran 2022, Kompas.com Dianugerahi Penghargaan dari Kemenhub

Bantu Sukseskan Mudik Lebaran 2022, Kompas.com Dianugerahi Penghargaan dari Kemenhub

Whats New
PT Mahaka Radio Integra Masih Bukukan Rugi Pada 2021, Sebesar Rp 27 Miliar

PT Mahaka Radio Integra Masih Bukukan Rugi Pada 2021, Sebesar Rp 27 Miliar

Whats New
Peduli Pendidikan Generasi Muda, Elnusa Petrofin Luncurkan “Pojok Baca” di Bantar Gebang

Peduli Pendidikan Generasi Muda, Elnusa Petrofin Luncurkan “Pojok Baca” di Bantar Gebang

Rilis
Pemerintah Lelang Sukuk Besok, Ini Tingkat Imbalannya

Pemerintah Lelang Sukuk Besok, Ini Tingkat Imbalannya

Whats New
Sebulan ke Depan, Pasar Saham dan Obligasi Diproyeksi Tetap Fluktuatif

Sebulan ke Depan, Pasar Saham dan Obligasi Diproyeksi Tetap Fluktuatif

Earn Smart
Kementan Usulkan Tambahan Anggaran untuk Penanganan PMK Jadi Rp 4,6 Triliun

Kementan Usulkan Tambahan Anggaran untuk Penanganan PMK Jadi Rp 4,6 Triliun

Whats New
Ini Kronologi Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 92

Ini Kronologi Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 92

Whats New
Indonesia Diyakini Jadi Negara Terdepan dalam Transisi Energi

Indonesia Diyakini Jadi Negara Terdepan dalam Transisi Energi

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi di Garuda Indonesia, Ini Kata Erick Thohir

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi di Garuda Indonesia, Ini Kata Erick Thohir

Whats New
Cara Transfer DANA ke OVO dan Sebaliknya dengan Mudah

Cara Transfer DANA ke OVO dan Sebaliknya dengan Mudah

Whats New
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Sebanyak 58.275 Hewan Ternak Sudah Divaksin Penyakit Mulut dan Kuku

Sebanyak 58.275 Hewan Ternak Sudah Divaksin Penyakit Mulut dan Kuku

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.