Pembalikan Dana Saat "Tax Amnesty" Harus Diantisipasi

Kompas.com - 05/04/2016, 19:49 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Anton H Gunawan menyatakan, pemerintah sebaiknya siap menghadapi repatriasi dana dari luar negeri ketika pengampunan pajak atau tax amnesty diberlakukan.

Anton memandang, repatriasi dana tersebut jumlahnya akan banyak.

"Repatriasi masuk ke sini dalam bentuk apa dan ke mana. Apa market cukup menghadapi itu," kata Anton di kantornya di Jakarta, Selasa (5/4/2016).

Anton menuturkan, pemerintah juga perlu mencari formula yang tepat guna meningkatkan penerimaan negara.

Sebab, kebijakan yang dikeluarkan untuk mendorong penerimaan negara masih bersifat sementara atau ad hoc.

Ia mencontohkan kebijakan revaluasi aset.

Menurut Anton, kebijakan tersebut tidak bisa dilakukan secara terus-menerus.

"Tax amnesty juga ad hoc. Saya bilang, itu tidak mengubah secara mendasar tax revenue, tidak bisa hanya mengandalkan dari itu," ujar Anton.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan akan menjadikan pengampunan pajak sebagai pendorong penerimaan pajak tahun ini yang ditargetkan sebesar Rp 1.360 triliun.

Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, apabila tidak ada kendala, kebijakan tax amnesty akan segera disahkan menjadi undang-undang.

 

Harian Kompas Tax Amnesty

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.