Rizal Ramli Yakin Moratorium Reklamasi Teluk Jakarta Tak Bakal Digugat

Kompas.com - 19/04/2016, 06:02 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli menyatakan bahwa pemerintah akan mencari jalan terbaik yang menguntungkan bagi negara, rakyat, dan swasta dalam hal reklamasi Teluk Jakarta.

Oleh karenanya, pemerintah membentuk Komite Gabungan untuk menyelesaikan segala peraturan yang tumpang tindih.

Selagi peraturan yang tumpang tindih tersebut dibenahi, pekerjaan reklamasi Teluk Jakarta disepakati dihentikan sementara waktu (moratorium).

Rizal optimistis, penghentian sementara ini tidak akan mengundang gugatan dari pihak pengembang.

"Kalau itu (soal gugatan) enggak usah khawatir. Undang-undangnya jelas. Dan kedua, siapa yang berani gugat Rizal Ramli?" kata Rizal di kantornya usai rapat koordinasi soal reklamasi Jakarta, Senin (18/4/2016).

Pernyataan Rizal tersebut sontak membuat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang duduk di sebelahnya tertawa. "Lebih gila dari Ahok," kata pria yang akrab disapa Ahok itu kepada Rizal.

Menurut Ahok, memang moratorium pekerjaan reklamasi akan memberikan dampak ekonomi. Kontrak pekerjaan reklamasi otomatis lebih panjang. Ahok juga bilang, ini akan menjadi biaya tambahan, apalagi kontraktornya dari Belanda.

Namun begitu, dia bilang, pihak Pemprov DKI Jakarta segera akan memberitahukan soal moratorium ini ke pengembang, setelah mendapatkan surat resmi dari pemerintah pusat. "Kita tunggu suratnya," kata Ahok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.