Kompas.com - 22/04/2016, 14:15 WIB
Nasabah bertransaksi di Bank BNI Kebon Sirih, Jakarta. KOMPAS/HERU SRI KUMORONasabah bertransaksi di Bank BNI Kebon Sirih, Jakarta.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mengejar target penyaluran kredit korporasi mencapai Rp 186 triliun pada tahun 2016 ini.

Menurut Direktur Bisnis Korporasi BNI Herry Sidharta menjelaskan, penyaluran kredit tersebut dilakukan ke sektor korporasi maupun konsumsi.

"Untuk korporasi tahun ini Rp 186 triliun. 50 persen ke korporasi dan 50 ke konsumsi," kata Herry di Kementerian BUMN, Jumat (22/4/2016).

Lebih lanjut, Herry menyatakan target penyaluran kredit korporasi perseroan untuk tahun 2016 ini lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun lalu. Herry menuturkan, perseroan menyalurkan kredit korporasi mencapai Rp 147 triliun hingga Rp 150 triliun.

"Tahun lalu sekitar Rp 147 triliun hingga Rp 150 triliunan. Tumbuhnya tidak flat, dari Rp 150 triliunan (tahun 2015) ke Rp 186 triliun," jelas Herry.

Untuk sektor yang disalurkan kredit korporasi. Herry menyebut perseroan lebih cenderung ke sektor infrastruktur, di mana porsinya hampir mendekati 40 persen.

Proyek-proyek yang didanai, tutur Herry, antara lain pembangunan jalan tol, telekomunikasi, dan infastuktur lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada paruh pertama tahun 2016, Herry mengaku perseroan telah menyalurkan kredit korporasi mencapai kisaran Rp 150 triliun.

Dengan demikian, BNI masih mengejar target penyaluran kredit mencapai sekitar Rp 30 triliunan.

Kompas TV Rasio Kredit Bermasalah BNI Meningkat



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sampai Agustus 2021, Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 550,6 Triliun

Sampai Agustus 2021, Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 550,6 Triliun

Whats New
Optimalkan Lahan Sekitar Stasiun, KAI Kembangkan Kawasan TOD

Optimalkan Lahan Sekitar Stasiun, KAI Kembangkan Kawasan TOD

Whats New
Perluas Investasi ke Startup Indonesia, Capria Ventures Gandeng Perusahaan Investasi Milik Pandu Sjahrir

Perluas Investasi ke Startup Indonesia, Capria Ventures Gandeng Perusahaan Investasi Milik Pandu Sjahrir

Rilis
Sebut Gernas BBI dan Penanganan Covid-19 Baik, Luhut: Itu karena Leadership Presiden yang Kuat

Sebut Gernas BBI dan Penanganan Covid-19 Baik, Luhut: Itu karena Leadership Presiden yang Kuat

Whats New
Penerimaan Pajak Tembus Rp 741,3 Triliun, Sri Mulyani: Konsumsi Mulai Membaik

Penerimaan Pajak Tembus Rp 741,3 Triliun, Sri Mulyani: Konsumsi Mulai Membaik

Whats New
IHSG Menguat pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

IHSG Menguat pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

Whats New
Dua Tahun Eksis, Ajaib Gandeng Lebih dari 1 Juta Investor Saham

Dua Tahun Eksis, Ajaib Gandeng Lebih dari 1 Juta Investor Saham

Rilis
Saling Bantah Pejabat Kemendag Vs Kementan soal Stok Jagung

Saling Bantah Pejabat Kemendag Vs Kementan soal Stok Jagung

Whats New
Dana Simpanan Dijamin, LPS Minta Masyarakat Tak Khawatir Nabung di Bank Digital

Dana Simpanan Dijamin, LPS Minta Masyarakat Tak Khawatir Nabung di Bank Digital

Whats New
Gelar RUPSLB, Pemegang Saham Setujui Rencana Stock Split Saham BBCA

Gelar RUPSLB, Pemegang Saham Setujui Rencana Stock Split Saham BBCA

Whats New
Agustus 2021, Defisit APBN Tembus Rp 383,2 Triliun

Agustus 2021, Defisit APBN Tembus Rp 383,2 Triliun

Whats New
Pemerintah Batasi Pintu Masuk Kedatangan Internasional, Simak Lokasi dan Syaratnya

Pemerintah Batasi Pintu Masuk Kedatangan Internasional, Simak Lokasi dan Syaratnya

Whats New
Tren Penurunan Harga Bitcoin Dinilai Masih dalam Batas Wajar

Tren Penurunan Harga Bitcoin Dinilai Masih dalam Batas Wajar

Whats New
Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Whats New
Sri Mulyani Waspadai Dampak Evergrande karena Bisa Pengaruhi Ekspor RI

Sri Mulyani Waspadai Dampak Evergrande karena Bisa Pengaruhi Ekspor RI

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.