Awas! Hindari 4 Kesalahan Penggunaan Kartu Kredit Ini...

Kompas.com - 23/04/2016, 12:30 WIB
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan kartu kredit saat ini sudah menjadi bagian dari tren gaya hidup masyarakat khususnya yang tinggal di kota-kota besar. Banyak sekali masyarakat yang berutang menggunakan kartu kredit untuk memenuhi keinginan.

Namun sayangnya masih saja ada yang tidak cermat dalam menggunakan kartu kredit. Kartu kredit seharusnya digunakan untuk membantu nasabah dalam membayar sesuatu dengan cepat, bukannya justru membebani nasabah dengan terlilit utang.

Bila digunakan dengan cermat dan perhitungan yang tepat, penggunaan kartu kredit dapat menguntungkan nasabah. Sebagai contoh, membeli produk dengan cicilan 0 persen, memberi produk dengan diskon tertentu tergantung merchant yang bekerjasama dengan bank penerbit.

Selain itu juga, dari beberapa bank kartu kredit pun ada pula yang memberikan cash back setiap transaksi yang Anda lakukan dengan menggunakan kartu kredit. Jadi dapat dikatakan keuntungan yang diberikan dari penggunaan kartu kredit cukup beragam.

Namun bagi sebagian orang yang terjerat dengan utang kartu kredit, masih tidak menyadari akan kesalahan yang dibuatnya, sehingga membuatnya kesulitan setelah menggunakan kartu kredit tersebut.

Oleh karena itu, bagi para pengguna kartu kredit yang masih lancar penggunaannya, berikut beberapa kesalahan yang dilakukan pengguna kartu kredit yang perlu diketahui, antara lain :

1. Seluruh Tagihan Kartu Kredit Tidak Dilunasi
Walaupun bank memberikan kemudahan dalam pembayaran tagihan dengan menggunakan pembayaran minimum, alangkah baiknya tagihan yang dimiliki dibayarkan secara lunas.

Ini dikarenakan bila tagihan Anda bayarkan dengan cara pembayaran minimum, tidak akan membuat utang Anda berkurang, tetapi malah justru semakin besar.

Sebagai contoh Anda menggunakan limit kartu kredit empat juta rupiah, dan Anda bayar minimum dari 10 persen dari tagihan yaitu sebesar empat ratus ribu rupiah. Namun bulan berikutnya sisa tagihan Anda ditambahkan bunga dari tagihan empat juta rupiah, bukan dari sisa tagihan.

Jadi ketika nasabah membayar dengan pembayaran tagihan minimum, otomatis tagihan dikenakan bunga yang lebih tinggi mencapai 4 persen per bulan. Itulah mengapa banyak yang terjerat utang.

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri Teten Sebut 40.473 UMKM dengan 763.385 Produk Telah Masuk e-Katalog LKPP

Menteri Teten Sebut 40.473 UMKM dengan 763.385 Produk Telah Masuk e-Katalog LKPP

Whats New
Efek China Mereda, Nilai Tukar Rupiah Bergerak Mendatar

Efek China Mereda, Nilai Tukar Rupiah Bergerak Mendatar

Whats New
Dukung Program Kendaraan Listrik, OJK Berikan 4 Insentif di Sektor Perbankan

Dukung Program Kendaraan Listrik, OJK Berikan 4 Insentif di Sektor Perbankan

Whats New
Tarif Ojol Akan Ditetapkan Gubernur, Asosiasi Driver: Itu Salah Satu Tuntunan Kami

Tarif Ojol Akan Ditetapkan Gubernur, Asosiasi Driver: Itu Salah Satu Tuntunan Kami

Whats New
Kerap Merugikan Pencari Kerja, Ini 6 Cara Menghindari Lowongan Kerja Palsu

Kerap Merugikan Pencari Kerja, Ini 6 Cara Menghindari Lowongan Kerja Palsu

Whats New
Dibuka Melemah, IHSG Mencoba Bangkit

Dibuka Melemah, IHSG Mencoba Bangkit

Whats New
Krakatau Sarana Properti Jual Lahan Senilai Rp 500 Miliar ke Sinar Mas

Krakatau Sarana Properti Jual Lahan Senilai Rp 500 Miliar ke Sinar Mas

Whats New
Mendag Zulhas Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh Meski Ada Prediksi Resesi Global

Mendag Zulhas Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh Meski Ada Prediksi Resesi Global

Whats New
Belum Final, Pemerintah Masih Kaji soal Rencana Bagi-bagi 'Rice Cooker' untuk Warga Miskin

Belum Final, Pemerintah Masih Kaji soal Rencana Bagi-bagi "Rice Cooker" untuk Warga Miskin

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Stok Pupuk Nasional dari Kelangkaan

Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Stok Pupuk Nasional dari Kelangkaan

Whats New
Naik Rp 4.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 4.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Berkarier sebagai Fotografer, Apakah Menjanjikan?

Berkarier sebagai Fotografer, Apakah Menjanjikan?

Work Smart
Dorong Percepatan Pemanfaatan EBT, Erick Thohir Dorong Transformasi di PLN

Dorong Percepatan Pemanfaatan EBT, Erick Thohir Dorong Transformasi di PLN

Whats New
Menteri PUPR Temui 12 Perwakilan Investor Jepang Bahas Pembangunan IKN Nusantara

Menteri PUPR Temui 12 Perwakilan Investor Jepang Bahas Pembangunan IKN Nusantara

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.