Menkop Dorong Koperasi Lakukan Rapat Anggota Tahunan Secara Elektronik

Kompas.com - 24/04/2016, 10:16 WIB
Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga didampingi Walikota Bogor Bima Arya dan Ketua Pengawas KSP Sejahtera Bersama Iwan Setiawan menyaksikan pemberian penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk Kopersi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama sebagai koperasi pertama melakukan RAT secara elektronik di Indonesia, di Kota Bogor, Sabtu (23/4/2016). PRMMenteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga didampingi Walikota Bogor Bima Arya dan Ketua Pengawas KSP Sejahtera Bersama Iwan Setiawan menyaksikan pemberian penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk Kopersi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama sebagai koperasi pertama melakukan RAT secara elektronik di Indonesia, di Kota Bogor, Sabtu (23/4/2016).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyebutkan bahwa rapat anggota tahunan (RAT) koperasi dilakukan secara elektronik atau e-RAT merupakan pilihan cara bagi koperasi untuk melakukan RAT.

"Perubahan di zaman serba digital ini hitungannya detik. Maka dari itu, lewat Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2015, kami memberikan pilihan RAT secara elektronik bagi seluruh koperasi di Indonesia", kata Puspayoga.

Hal itu disampaikannya saat acara sosialisasi hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) elektronik Tahun Buku 2015 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama, di Kota Bogor, Sabtu (23/4/2016).

Menurut Menkop, adanya pilihan itu sebenarnya untuk mempermudah koperasi segera melakukan RAT seperti yang disyaratkan UU.

"Kita ingin membentuk koperasi berkualitas. Salah satunya adalah dengan mendorong koperasi melakukan RAT. Sudah ada 147.000 koperasi yang memiliki NIK, sementara 62.000 koperasi sudah dikeluarkan dari database."

"Nah, koperasi yang sudah memiliki NIK kita dorong untuk RAT," kata Puspayoga.

Selain mempermudah RAT secara elektronik, lanjut Menkop, pihaknya juga tengah menyusun standarisasi sistem pelaporan koperasi agar sama di seluruh Indonesia. Tujuannya, agar kualitas koperasi bisa ditingkatkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita harus bangga bila jumlah anggota koperasi meningkat banyak. Bukan lagi bangga dengan berapa jumlah koperasi," ucap dia.

Oleh karena itu, Puspayoga berharap seluruh pemerintah daerah mendorong pembinaan koperasi di daerahnya agar berkualitas.

"Dorong koperasi untuk RAT, bila tidak RAT ya dibubarkan saja," ujar dia seraya menyebutkan bahwa wewenang pembubaran koperasi berada di tangan pemerintah pusat.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.