Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diskon Listrik Belum Jalan, Menko Akan Panggil PLN dan Menteri ESDM

Kompas.com - 03/05/2016, 17:01 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan pihaknya akan memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk menanyakan mengapa sampai saat ini kebijakan diskon listrik belum berjalan.

Diskon 30 persen tarif listrik untuk pemakaian dari pukul 23.00 sampai 08.00 sedianya telah ditetapkan dalam paket kebijakan ekonomi III, untuk mendorong aktivitas industri utamanya padat karya.

Namun hingga dikeluarkannya paket kebijakan ekonomi XII beberapa waktu lalu, kebijakan diskon tarif listrik tak kunjung diterapkan.

"Dua-duanya akan kita panggil, karena yang membuat peraturan itu Kementerian ESDM," kata Darmin di kantornya, Jakarta, Selasa (3/5/2016).

Lebih jauh, mantan Gubernur Bank Indonesia itu mengaku tidak tahu persis apakah regulasi dari Kementerian ESDM soal diskon tarif listrik sudah dikeluarkan, belum dikeluarkan, ataukah sudah dikeluarkan tetapi belum dijalankan.

"Sudah atau enggak jalan saya enggak tahu," kata dia.

Dalam rapat evaluasi paket kebijakan pagi tadi, Darmin mengatakan Kementerian ESDM absen.

Padahal di luar diskon listrik, masih ada sejumlah deregulasi yang belum selesai.

"Diskon listrik 30 persen kalau dipakai tengah malam itu ternyata waktu rapat tadi PLN enggak mau. Jadi ya kita harus rapat lagi," ucap Darmin.

Padahal, catatan Kompas.com, Direktur Utama PT PLN Sofyan Basyir pernah menyampaikan banyak perusahaan yang memanfaatkan diskon listrik tersebut.

(Baca: 250 Pabrik Manfaatkan Diskon Tarif Listrik 30 Persen)

Ketika dikonfirmasi perihal klaim PLN itu, Darmin menegaskan PLN belum menjalankan kebijakan diskon listrik.

"Karena masih dispute yang di PLN-nya. Nanti kita panggil itu. Saya saja tidak tahu bahwa itu enggak jalan," pungkas Darmin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cek Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 Februari 2023, Ada yang Naik

Cek Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 Februari 2023, Ada yang Naik

Spend Smart
Laba Bersih BSI 2022 Capai Rp 4,26 Triliun, Dirut: Dampak Positif Merger

Laba Bersih BSI 2022 Capai Rp 4,26 Triliun, Dirut: Dampak Positif Merger

Whats New
Petani di Kalteng Berhasil Panen Perdana, Food Estate Disebut Mulai Hasilkan Manfaat

Petani di Kalteng Berhasil Panen Perdana, Food Estate Disebut Mulai Hasilkan Manfaat

Rilis
Penerapan Pengawasan Koperasi Sektor Jasa Keuangan dalam UU P2SK

Penerapan Pengawasan Koperasi Sektor Jasa Keuangan dalam UU P2SK

Whats New
Menaker Dorong Terciptanya Kerja Layak Bagi Tenaga Kerja RI di Palestina

Menaker Dorong Terciptanya Kerja Layak Bagi Tenaga Kerja RI di Palestina

Whats New
Erick Thohir: Dalam 9 Bulan Terakhir 7,5 Juta Pengunjung Datang ke Sarinah

Erick Thohir: Dalam 9 Bulan Terakhir 7,5 Juta Pengunjung Datang ke Sarinah

Whats New
Tiket Gratis Masuk Ancol pada 3 Februari 2023, Ini Cara Mendapatkannya

Tiket Gratis Masuk Ancol pada 3 Februari 2023, Ini Cara Mendapatkannya

Whats New
Pertamina Geothermal IPO, Pasang Harga Awal Rp 820 - Rp 945 per Saham

Pertamina Geothermal IPO, Pasang Harga Awal Rp 820 - Rp 945 per Saham

Whats New
Cerita Petani Food Estate Humbahas: Benih Bawang Putih yang Dikasih, Mati...

Cerita Petani Food Estate Humbahas: Benih Bawang Putih yang Dikasih, Mati...

Whats New
Syarat, Biaya, dan Cara Membuat Paspor Umroh

Syarat, Biaya, dan Cara Membuat Paspor Umroh

Work Smart
Inflasi: Pengertian, Penyebab hingga Dampaknya

Inflasi: Pengertian, Penyebab hingga Dampaknya

Whats New
Perkuat Organisasi, Ketua OJK Lantik 16 Pimpinan Satuan Kerja

Perkuat Organisasi, Ketua OJK Lantik 16 Pimpinan Satuan Kerja

Whats New
Penipuan sampai Kasus Gagal Bayar Jadi Latar Belakang Terbitnya UU PPSK Sektor Koperasi

Penipuan sampai Kasus Gagal Bayar Jadi Latar Belakang Terbitnya UU PPSK Sektor Koperasi

Whats New
Vale Indonesia Produksi 60.090 Metrik Ton Nikel Tahun 2022

Vale Indonesia Produksi 60.090 Metrik Ton Nikel Tahun 2022

Whats New
Sepanjang 2022, Agritech FishLog Serap 15.000 Ton Ikan dari Perairan RI

Sepanjang 2022, Agritech FishLog Serap 15.000 Ton Ikan dari Perairan RI

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+