Dorong Inovasi Pendidikan Berbasis Teknologi, CSR BCA Sasar "Entrepreneur" Muda

Kompas.com - 09/05/2016, 07:03 WIB
Sekretaris Perusahaan BCA Inge Setiawati (kiri) menyerahkan plakat sebagai ungkapan terima kasih kepada Business Development RuangGuru.com Maulana Muhammad (kedua kiri) dan Director & Founder Kelase Winastawan Gora Swajati (tengah) disaksikan Kepala Divisi Logistik BCA Sugito Lie (kedua kanan) Head of CSR BCA Sapto Rachmadi (kanan) setelah talkshow yang mengangkat tema Dok. BCASekretaris Perusahaan BCA Inge Setiawati (kiri) menyerahkan plakat sebagai ungkapan terima kasih kepada Business Development RuangGuru.com Maulana Muhammad (kedua kiri) dan Director & Founder Kelase Winastawan Gora Swajati (tengah) disaksikan Kepala Divisi Logistik BCA Sugito Lie (kedua kanan) Head of CSR BCA Sapto Rachmadi (kanan) setelah talkshow yang mengangkat tema "Perkembangan Teknologi Pendidikan di Indonesia” pada 4 Mei 2016 di Jakarta.
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA memberikan dukungannya pada enterpreneur muda yang kreatif melakukan inovasi dalam mengembangkan pendidikan berbasis teknologi di Indonesia.

Kali ini Bakti BCA bekerja sama dengan Code Margonda mengadakan forum pertemuan untuk generasi muda yang ingin berpartisipasi dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia. Acara ini termasuk salah satu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), yaitu Bakti BCA.

Dengan mengusung tema "Perkembangan Teknologi Pendidikan di Indonesia” pada 4 Mei 2016 di Jakarta, Bakti BCA dan Code Margonda mengundang sejumlah enterpreneur muda yang sukses dengan ide kreatifnya memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Di antaranya Business Development RuangGuru.com Maulana Muhammad dan Director & Founder Kelase Winastawan Gora Swajati dan sharing startup baru Cozora.

Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Perusahaan BCA Inge Setiawati, Kepala Divisi Logistik BCA Sugito Lie, Head of CSR BCA Sapto Rachmadi dan Founder Code Margonda Tommy Herdiansyah.

Menurut dia, perusahaan menyadari ada fenomena positif di kalangan entrepreneur muda saat ini yang cenderung membangun usaha mereka selaras dengan upaya mereka dalam memberikan nilai tambah dan manfaat bagi masyarakat (socialpreneur).

"Dunia pendidikan dapat menjadi salah satu bidang bagi entrepreneur muda dalam menemukan passion itu, terutama di tengah teknologi yang semakin berkembang. BCA ingin mendorong semakin banyak entrepreneur muda yang ingin memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Inge.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Inge melanjutkan, usaha yang memiliki nilai tambah apalagi di dunia pendidikan akan memberikan kontribusi besar dalam menciptakan sistem pembelajaran yang menyenangkan.

Selain itu, pemanfaatan teknologi memungkinkan sebanyak mungkin masyarakat dari sekitar 250 juta jiwa penduduk Indonesia dapat memiliki yang kesempatan untuk menikmati pendidikan.

"Ini sebenarnya misi yang mulia dan lebih bernilai lagi karena digeluti oleh generasi muda saat ini. Passion mereka patut didukung," katanya.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.