SKK Migas Setuju Rencana Pengembangan 18 Lapangan Senilai Rp 19,5 Triliun

Kompas.com - 09/05/2016, 11:22 WIB
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyetujui 18 rencana pengembangan lapangan selama periode Januari-April 2016 dengan perkiraan investasi senilai 1,496 miliar dollar Amerika Serikat (AS) setara sekira Rp 19,5 triliun.

"Pengembangan ini mulai berproduksi (onstream) antara 2016 hingga 2020," kata Kepala Hubungan Masyarakat SKK Migas, Taslim Z. Yunus, di Jakarta, Minggu (8/5/2016).

Ia mengatakan, kumulatif produksi pengembangan dari ke-18 lapangan itu diperkirakan minyak dan kondensat 45 juta barel dan gas 271 miliar kaki kubik (BCF).

Penerimaan negara dari produksi migas lapangan-lapangan tersebut, menurut dia, mencapai 3,015 miliar dollar AS atau Rp 39,2 triliun.

Jumlah tersebut, dikemukakannya, tidak termasuk dampak berganda (multiplier effect) ekonomi yang muncul karena proyek-proyek itu.

"Porsi bagian negara dari penerimaan bruto rata-rata lebih dari 60 persen," katanya.

Ia juga mengatakan, ke-18 rencana pengembangan lapangan tersebut meliputi rencana pengembangan (plan of development/PoD), rencana pengembangan lebih lanjut (plan of further development/PoFD) dan menempatkan pada produksi (put on production/PoP).

Selain itu, dikemukakannya, sebanyak 16 lapangan operasional berada di wilayah Indonesia barat dan dua lainnya di Indonesia timur.

"Padahal, potensi di timur masih sangat besar," katanya menambahkan.

SKK Migas mencatat, ke-18 pengembangan lapangan tersebut adalah POFD Muara Tanjung Una dengan KKKS PT Pertamina EP (PEP), POFD Minas Phase-2, Blok Rokan (PT Chevron Pacific Indonesia/CPI), POD NEB-UTAF & Sabar, Blok Jabung (PetroChina International Jabung), POP Sumur Pondok Mulia PDL- 01 (PEP), POFD Kuala Simpang Barat (PEP), POFD Candi, Rokan (CPI), POFD Pematang, Rokan (CPI), POFD Pungut, Rokan (CPI), dan POFD Pager, Rokan (CPI).

Selanjutnya, POFD Ubi, Rokan (CPI), POFD Benar, Rokan (CPI), POFD Minas Phase-3, Rokan (CPI), POD Kokoh, Rokan (CPI), POFD Pinang, Rokan (CPI), POFD Puncak, Rokan (CPI), Kotabatak Phase 3, Rokan (CPI), POFD Menggala North, Rokan (CPI), dan POD Pertama Badik & West Badik, Blok Nunukan (PHE Nunukan Company).

Kompas TV Proyek Migas Masela Mundur ke 2020
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber ANTARA
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.