Kompas.com - 10/05/2016, 10:45 WIB
Wisatawan mengunjungi Patung Liberty di Libery Island, Kota New York, pada hari pertama tempat itu dibuka kembali untuk umum sejak serangan topan Sandy, Kamis (4/7/2013), bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat. 
Kena Betancur/Getty Images/AFPWisatawan mengunjungi Patung Liberty di Libery Island, Kota New York, pada hari pertama tempat itu dibuka kembali untuk umum sejak serangan topan Sandy, Kamis (4/7/2013), bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat.
|
EditorAprillia Ika

NEW YORK, KOMPAS.com - Investasi-investasi dari China kini membanjiri Amerika Serikat. Semakin banyak perusahaan-perusahaan asal China yang menanamkan modalnya secara besar-besaran pada perusahaan-perusahaan AS.

Tahun lalu, transaksi investasi langsung dari China ke AS mencapai 15 miliar dollar AS. Capaian ini meningkat hampir 30 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan mencatat rekor tertinggi baru.

Menurut laporan National Committee on U.S.-China Relations dan biro riset Rhodium Group, akan semakin banyak lagi investasi dari China yang masuk ke AS pada tahun 2016 ini.

"Di tahun 2016, investasi asing dari China akan cenderung tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," tulis laporan tersebut seperti dikutip dari CNBC, Selasa (10/5/2016).

Perlambatan ekonomi di China dan kekhawatiran tentang kestabilan nilai tukar mata uang yuan telah mengakselerasi transaksi investasi China di luar negeri sejak pertengahan 2015.

Adapun rekornya adalah transaksi merger dan akuisisi senilai 100 moliar dollar AS di seluruh dunia.

Tahun ini, sudah ada 72 kesepakatan dengan valuasi sekitar 7,5 miliar dollar AS yang sudah ditutup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kesepakatan ini termasuk merger dan akuisisi serta aksi korporasi berupa private placement. Selain itu, ada 27 kesepakatan baru senilai sekira 33 miliar dollar AS yang menargetkan perusahaan-perusahaan AS.

Pada periode yang sama tahun sebelumnya, ada 59 kesepakatan senilai 2,9 miliar dollar AS berdasarkan data yang dirilis S&P Capital IQ.

Kompas TV Jokowi Ajak Tiongkok Investasi Puluhan Miliar Dollar



Sumber CNBC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sampai Agustus 2021, Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 550,6 Triliun

Sampai Agustus 2021, Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 550,6 Triliun

Whats New
Optimalkan Lahan Sekitar Stasiun, KAI Kembangkan Kawasan TOD

Optimalkan Lahan Sekitar Stasiun, KAI Kembangkan Kawasan TOD

Whats New
Perluas Investasi ke Startup Indonesia, Capria Ventures Gandeng Perusahaan Investasi Milik Pandu Sjahrir

Perluas Investasi ke Startup Indonesia, Capria Ventures Gandeng Perusahaan Investasi Milik Pandu Sjahrir

Rilis
Sebut Gernas BBI dan Penanganan Covid-19 Baik, Luhut: Itu karena Leadership Presiden yang Kuat

Sebut Gernas BBI dan Penanganan Covid-19 Baik, Luhut: Itu karena Leadership Presiden yang Kuat

Whats New
Penerimaan Pajak Tembus Rp 741,3 Triliun, Sri Mulyani: Konsumsi Mulai Membaik

Penerimaan Pajak Tembus Rp 741,3 Triliun, Sri Mulyani: Konsumsi Mulai Membaik

Whats New
IHSG Menguat pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

IHSG Menguat pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

Whats New
Dua Tahun Eksis, Ajaib Gandeng Lebih dari 1 Juta Investor Saham

Dua Tahun Eksis, Ajaib Gandeng Lebih dari 1 Juta Investor Saham

Rilis
Saling Bantah Pejabat Kemendag Vs Kementan soal Stok Jagung

Saling Bantah Pejabat Kemendag Vs Kementan soal Stok Jagung

Whats New
Dana Simpanan Dijamin, LPS Minta Masyarakat Tak Khawatir Nabung di Bank Digital

Dana Simpanan Dijamin, LPS Minta Masyarakat Tak Khawatir Nabung di Bank Digital

Whats New
Gelar RUPSLB, Pemegang Saham Setujui Rencana Stock Split Saham BBCA

Gelar RUPSLB, Pemegang Saham Setujui Rencana Stock Split Saham BBCA

Whats New
Agustus 2021, Defisit APBN Tembus Rp 383,2 Triliun

Agustus 2021, Defisit APBN Tembus Rp 383,2 Triliun

Whats New
Pemerintah Batasi Pintu Masuk Kedatangan Internasional, Simak Lokasi dan Syaratnya

Pemerintah Batasi Pintu Masuk Kedatangan Internasional, Simak Lokasi dan Syaratnya

Whats New
Tren Penurunan Harga Bitcoin Dinilai Masih dalam Batas Wajar

Tren Penurunan Harga Bitcoin Dinilai Masih dalam Batas Wajar

Whats New
Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Whats New
Sri Mulyani Waspadai Dampak Evergrande karena Bisa Pengaruhi Ekspor RI

Sri Mulyani Waspadai Dampak Evergrande karena Bisa Pengaruhi Ekspor RI

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.