OJK Juga Gunakan Kapal untuk Edukasi Literasi Keuangan

Kompas.com - 15/05/2016, 13:30 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghelat kampanye program literasi atau pemahaman keuangan untuk masyarakat bersama Bank Danamon di Pasar Baru Kota Bekasi di Jalan Juanda pada Senin (5/5/2014). Direktur Utama Bank Danamon Henry Ho (kiri) dan Direktur Literasi dan Edukasi OJK Agus Sugiarto (kanan) saat meresmikan Si Molek (Mobil Literasi Keuangan). Untuk tahap awal, tersedia 20 unit mobil yang menjadi sarana kampanye pada 14 kota di seluruh Indonesia. Kampanye berlangsung sejak Senin ini sampai dengan Minggu (11/5/2014). Josephus PrimusOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menghelat kampanye program literasi atau pemahaman keuangan untuk masyarakat bersama Bank Danamon di Pasar Baru Kota Bekasi di Jalan Juanda pada Senin (5/5/2014). Direktur Utama Bank Danamon Henry Ho (kiri) dan Direktur Literasi dan Edukasi OJK Agus Sugiarto (kanan) saat meresmikan Si Molek (Mobil Literasi Keuangan). Untuk tahap awal, tersedia 20 unit mobil yang menjadi sarana kampanye pada 14 kota di seluruh Indonesia. Kampanye berlangsung sejak Senin ini sampai dengan Minggu (11/5/2014).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan terus melakukan berbagai upaya literasi dan edukasi keuangan kepada masyarakat. Setelah meluncurkan mobil literasi keuangan SiMOLEK, OJK juga menggunakan kapal untuk melakukan edukasi.

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kusumaningtuti S Soetiono menyatakan, SiMOLEK telah beroperasi di seluruh Indonesia. Akan tetapi, OJK pun merasa perlu untuk menjangkau masyarakat di kepulauan dan daerah-daerah terluar.

"Kalau SiMOLEK sudah beroperasi dari Sabang sampai Merauke. Akan tetapi, masyarakat di pulau-pulau banyak yang belum terjangkau," ujar Kusumaningtuti di acara car free day di Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (15/5/2016).

Oleh sebab itu, regulator menggunakan sarana berupa kapal-kapal untuk mengedukasi masyarakat di pulau-pulau di seluruh Indonesia. Untuk tahap pertama, edukasi literasi keuangan telah dilakukan di Kepulauan Seribu dan Tarakan.

"Edukasi dengan menggunakan kapal sudah kita lakukan di Kepulauan Seribu dan Tarakan. Ini daerah kepulauan dan terluar," jelas Kusumaningtuti.

Meskipun demikian, ia mengaku OJK belum memiliki kapal-kapal sendiri untuk mengedukasi masyarakat di daerah kepulauan.

Oleh karenanya, OJK bekerjasama dengan operator kapal, misalnya PT Pelni (Persero). "OJK kan tidak memiliki kapal sendiri. Makanya kita kerjasama dengan berbagai pihak, misalnya Pelni," ungkapnya.

Kompas TV Perbedaan BI dan OJK â?? Ultimate U eps 10 bagian 3
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Whats New
Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Whats New
Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Whats New
Mulai 1 Februari 2022, Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 11.500 Per Liter

Mulai 1 Februari 2022, Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 11.500 Per Liter

Whats New
Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Merek Paling Mahal Rp 14.000 Seliter

Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Merek Paling Mahal Rp 14.000 Seliter

Whats New
Sasar Anak Muda, Bank Sampoerna Luncurkan SMB

Sasar Anak Muda, Bank Sampoerna Luncurkan SMB

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.