Delapan Indeks Sektoral Melemah, IHSG Terseret Turun di Sesi I

Kompas.com - 24/05/2016, 12:20 WIB
Ilustrasi KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Delapan indeks sektoral mengalami pelemahan pada sesi I perdagangan saham Selasa (24/5/2016). Akibatnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terseret turun 13,97 poin ke level 4.729,68.

Dari data RTI, terlihat IHSG sempat masuk ke zona hijau di level 4.750,36. namun kemudian terseret dalam ke level 4.726,20. Sebelum penutupan, IHSG masih berkutat di level 4.734,66-4.726,20.

Jumlah saham yang berpindah tangan mencapai 2,40 miliar dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,14 triliun.

Sebanyak 79 saham ditutup naik, sementara 173 saham ditutup turun dan 84 saham ditutup tidak berubah. Net foreign sell di semua papan perdagangan mencapai Rp 9,3 miliar.

Indeks sektoral yang ditutup menguat yakni sektor aneka industri yang naik (0,84 persen) dan sektor infrastruktur (0,17 persen).

Sementara sektor yang mengalami penurunan terdalam yakni sektor perkebunan yang turun 0,84 persen, disusul sektor perdagangan yang turun 0,83 persen.

Tekanan jual antara lain menekan saham MARI dan SMGR.

Kompas TV Ini Dia Prediksi Pasar Saham Tahun 2016
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.