Kompas.com - 03/06/2016, 14:30 WIB
Apple mendemonstrasikan Apple Pay pada peluncuran iPhone 6, iPhone 6 Plus dan Apple Watch di California, Selasa (9/9/2014) waktu setempat. TheVergeApple mendemonstrasikan Apple Pay pada peluncuran iPhone 6, iPhone 6 Plus dan Apple Watch di California, Selasa (9/9/2014) waktu setempat.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan teknologi keuangan atau financial technology (Fintech) kini sangat pesat, tidak terkecuali di Indonesia.

Fintech menyediakan berbagai kemudahan dalam bertransaksi keuangan dengan memanfaatkan teknologi dan gawai.

Akan tetapi, Bank Indonesia (BI) memandang Fintech bukanlah suatu hal yang baru dalam industri keuangan Indonesia.

Alasannya, sudah sejak lama perbankan Indonesia termasuk pula bank sentral menggunakan teknologi dalam berbagai transaksi dan layanan.

"RTGS (Real Time Gross Settlement) itu Fintech atau bukan? Itu Fintech juga. Ada PBI (Peraturan Bank Indonesia) RTGS. Jadi sudah diatur. Jangan seolah-oleh Fintech itu sesuatu yang baru," kata Deputi Gubernur BI Ronald Waas di Jakarta, Jumat (3/6/2016).

Ronald menerangkan, memang ada beberapa hal yang baru dalam Fintech. Namun demikian, bukan berarti BI akan segera menerbitkan sebuah aturan baru yang menyangkut Fintech secara keseluruhan.

Meski perkembangannya sangat pesat, Ronald mengaku bank sentral tetap mengimbau agar keberadaan Fintech tidak malah membuat masyarakat inefisien dalam bertransaksi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, bank sentral juga melarang apabila industri sistem pembayaran menjadi tempat memperoleh rente.

"Jangan masyarakat bertransaksi terus jadi orang ambil untung dari itu. Infrastuktur kita jaga jangan jadi tempat mencari-cari rente oleh siapapun. Prinsipnya masyarakat harus dimudahkan, bayarnya harus aman, harus efisien, dan low cost," ujar Ronald.

Kompas TV OJK Akan Terbitkan Aturan Industri Fintech
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.