Menkeu: Agak Berlebihan jika S&P Hanya Lihat 'Tax Amnesty'

Kompas.com - 03/06/2016, 16:15 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro sepakat bahwa Indonesia masih menghadapi risiko fiskal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Bahkan dia menyatakan, risiko fiskal sudah dialami sejak tahun-tahun sebelumnya. Namun begitu, ia merasa agak berlebihan jika Standard and Poor’s (S&P) mendasarkan penilaian pada spekulasi kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty).

Sebagaimana diketahui, kebijakan ini diharapkan mampu menahan potensi pelebaran defisit karena penerimaan yang tidak mencapai target.

“Menurut saya sih agak berlebihan. Harusnya jangan lihat ada tax amnesty atau enggak,” kata Bambang kepada wartawan, Jumat (3/6/2016).

Menurut Bambang, yang paling penting diperhatikan dalam pengelolaan fiskal adalah defisit anggarannya. Sejauh ini, defisit anggaran Indonesia masih lebih rendah dibandingkan contohnya Malaysia – negara yang mendapatkan predikat layak investasi.

“Defisit anggaran juga di bawah negara-negara maju yang sudah mendapat investment grade. Jadi apa poinnya gitu lho?” kata Bambang mengomentari penilaian S&P.

Bambang juga menyayangkan penilaian dari S&P. Sebab menurut dia, pemerintah Indonesia setahun terakhir sudah melakukan perbaikan agar bisa memenuhi persyaratan yang diminta S&P untuk mendapatkan predikat layak investasi.

“Saya enggak ngerti kenapa mereka masih mempertahankan (penilaian) yang sama. Tapi anggap aja itu berita baik, karena negara lain banyak yang mengalami down-grade,” ucap Bambang.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution melihat, masih dipertahankannya positive outlook Indonesia, lantaran S&P ingin melihat hasil dari kebijakan tax amnesty.

Kebijakan tax amnesty menjadi bagian dari restrukturisasi fiskal yang ditunggu-tunggu. “Kalau dugaan saya, dia (S&P) nunggu tax amnesty ini dapatnya berapa. (Kenapa nunggu?) Karena kalau itu tidak tercapai, lebih banyak lagi beban/defisitnya,” kata Darmin, Kamis (2/6/2016).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Minyak Goreng Kemasan di Indomaret, Alfamart, dan Griya Yogya

Harga Minyak Goreng Kemasan di Indomaret, Alfamart, dan Griya Yogya

Spend Smart
Pro Kontra Cuti Melahirkan 6 Bulan yang akan Disahkan Jadi RUU Inisiatif DPR: Didukung Buruh, Dipusingkan Pengusaha

Pro Kontra Cuti Melahirkan 6 Bulan yang akan Disahkan Jadi RUU Inisiatif DPR: Didukung Buruh, Dipusingkan Pengusaha

Whats New
Pendapatan Negara 2021 Capai 115,5 Persen, Sri Mulyani: Pertama Kali dalam 12 Tahun...

Pendapatan Negara 2021 Capai 115,5 Persen, Sri Mulyani: Pertama Kali dalam 12 Tahun...

Whats New
IHSG Ditutup Menguat di Sesi I, Rupiah Masih Melemah

IHSG Ditutup Menguat di Sesi I, Rupiah Masih Melemah

Whats New
Fokus Bisnis Syariah, Allianz Life Siap 'Spin Off' di 2023

Fokus Bisnis Syariah, Allianz Life Siap "Spin Off" di 2023

Whats New
Beli Elpiji 3 Kg Bakal Gunakan MyPertamina Juga?

Beli Elpiji 3 Kg Bakal Gunakan MyPertamina Juga?

Whats New
Sambut HUT Ke-52, Jamkrindo Dukung Transformasi Digitalisasi UMKM

Sambut HUT Ke-52, Jamkrindo Dukung Transformasi Digitalisasi UMKM

Rilis
Peluang Usaha Jadi Agen Minyak Goreng Rp 14.000, Ini Cara Daftarnya

Peluang Usaha Jadi Agen Minyak Goreng Rp 14.000, Ini Cara Daftarnya

Earn Smart
Produsen Emas Asal Malaysia Berencana Ekspansi ke Indonesia

Produsen Emas Asal Malaysia Berencana Ekspansi ke Indonesia

Whats New
Bina Marga Dapat Anggaran Rp 40,25 Triliun untuk Pembangunan dan Perawatan Infrastruktur

Bina Marga Dapat Anggaran Rp 40,25 Triliun untuk Pembangunan dan Perawatan Infrastruktur

Rilis
Jasamarga Yakin Penataan Tol Bali Mandara Selesai Tepat Waktu untuk Sambut Presidensi G20

Jasamarga Yakin Penataan Tol Bali Mandara Selesai Tepat Waktu untuk Sambut Presidensi G20

Whats New
Allianz Life Indonesia Catatkan Premi Bruto Rp 3,8 Triliun di Kuartal I-2022

Allianz Life Indonesia Catatkan Premi Bruto Rp 3,8 Triliun di Kuartal I-2022

Whats New
Catat, Pengendara Mobil Wajib Daftar MyPertamina untuk Beli BBM Bersubsidi

Catat, Pengendara Mobil Wajib Daftar MyPertamina untuk Beli BBM Bersubsidi

Whats New
Segera Evaluasi Penerbangan Nasional

Segera Evaluasi Penerbangan Nasional

Whats New
Kurs Rupiah Hari Ini di CIMB Niaga hingga Bank Mandiri

Kurs Rupiah Hari Ini di CIMB Niaga hingga Bank Mandiri

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.