Menteri Marwan Siapkan Program Transmigrasi untuk Warga "Lokalisasi" di Kota Samarinda

Kompas.com - 06/06/2016, 14:00 WIB
Mengukuhkan pengurus 278 BUMDes di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (22/5/2016) dok Kementerian DesaMengukuhkan pengurus 278 BUMDes di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (22/5/2016)
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar, menyambut baik rencana pemindahan Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kota Samarinda ke Kabupaten Berau Kalimatan Timur menjadi transmigran lokal.

"Dengan menjadi transmigran lokal, para PSK dapat merubah nasib dengan memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan pemerintah," ujar Marwan di Jakarta, Minggu (5/6/2016).

“Kami tentu sangat menyambut baik rencana itu. Dengan menjadi transmigran lokal di Berau, para wanita yang selama ini menjadi PSK di Kota Samarinda bisa menata hidup lebih baik lagi,” tambah Marwan.

Marwan menjelaskan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa)  sudah menyediakan lahan untuk 6.079 Kepala Keluarga (KK), untuk mengikuti program transmigrasi tahun ini.

Jumlah tersebut meningkat dari target tahun 2015 lalu yakni 4.336 KK.

“Tahun ini kami targetkan penataan persebaran penduduk transmigrasi sebanyak 6.079 KK. Tahun lalu, kami sudah berhasil menempatkan 3.568 KK dari target 4.336 KK,” terangnya.

Tidak hanya lahan saja yang disediakan para Transmigran nantinya akan mendapatkan beberapa fasilitas, seperti rumah, dan sarana air bersih. Tansmrigran juga akan mendapatkan lahan siap garap, serta jaminan hidup beras dan nonberas yang diberikan selama 12 bulan untuk daerah lahan kering, dan 18 bulan untuk daerah lahan basah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Karena itu, dari pada hidup bergelantungan dan mencari uang dengan cara tidak baik, para PSK tersebut sebaiknya ikut program transmigrasi, nanti kami siapkan lahan dan jaminan hidup di Berau. Itu akan lebih baik karena meraka akan mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki hidup dan masa depan,” jelas Marwan.

Sebagai Informasi, Pemerintah Provinsi Kalimanatan Timur mencanangkan penutupan semua tempat lokalisasi yang selama ini menjadi tempat menyambung hidup para PSK yang tersebar di sejumlah daerah di Kaltim. (Baca: Menteri Sosial Tutup Lokalisasi di Kaltim)

Kompas TV Bisnis PSK "Nyamar" Jadi Warung Makan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.