"Merchant" yang Sediakan Jasa Gestun Kartu Kredit Bakal Ditindak

Kompas.com - 14/06/2016, 15:00 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo mengatakan, BI akan mengambil langkah konkret soal penertiban gesek tunai (gestun) kartu kredit.

Agus menuturkan, BI akan meminta acquirer, bank-bank atau lembaga keuangan yang mempunyai merchants untuk meyakinkan merchants tidak melakukan transaksi yang tergolong kategori gestun.

"(Jika masih) Ya tentu nanti akan ditindak sesuai aturan," ucap Agus ditemui usai rakor evaluasi paket kebijakan, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (14/6/2016).

Bedasarkan Peraturan Bank Indonesia No.14/2/2012 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK), pihak acquirer wajib menghentikan kerja sama dengan merchant yang melakukan tindakan yang dapat merugikan bank penerbit kartu kredit.

Namun ketika dikonfirmasi adakah sanksi yang akan diberikan BI baik kepada pihak acquirer dan/atau merchants jika tidak bisa ditertibkan, Agus enggan menjawab.

(Baca: BI Akan Tertibkan Gesek Tunai )

"Gesek tunai itu menjadi perhatian BI. Secara aturan itu tidak diperbolehkan. BI sudah secara teratur sudah meyakinkan ini tidak boleh dilakukan di pasar. Tetapi, kalau masih ada, BI akan mengambil tindakan yang keras," pungkas Agus.

Kompas TV Penggunaan Kartu Kredit Menurun?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.