Jonan Pertanyakan Apron T3 "Ultimate" karena Tidak Bisa Dilihat dari ATC

Kompas.com - 15/06/2016, 04:40 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat meninjau Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (14/6/2016) Yoga SukmanaMenteri Perhubungan Ignasius Jonan saat meninjau Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (14/6/2016)
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

TANGERANG, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan heran apron Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta tenyata tidak bisa dilihat langsung oleh tower air traffic control (ATC).

"Dulu bangun terminal ini bagaimana?," tanya Jonan ke Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama LPPNPI Bambang Tjahjono di Terminal 3 Ultimate, Tangerang, Selasa (14/6/2016).

Menurut Jonan, seharusnya apron terminal bisa dilihat langsung dari tower ATC.

Sebab pengaturan pesawat di apron berdasarkan instruksi petugas ATC.

"Kenapa regulator memberikan izin (pembangunan Terminal 3 Ultimate). Apa pertimbangannya?," tanya Jonan sembari mengerutkan dahi.

Direktur Utama LPPNPI Bambang Tjahjono mengatakan, pihaknya memanfaatkan CCTV di Terminal 3 Ultimate untuk memantau apron.

Nantinya, pemantauan apron akan dilakukan dengan sistem radar. Namun kata Bambang, sistem radar baru rampung pada November 2016.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jonan pun menilai pemantauan menggunakan CCTV bukan solusi sebab apron Terminal 3 Ultimate sangat besar.

Menurutnya, perlu ada tower yang bisa memantau langsung apron.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Susunan Direksi dan Komisaris PLN Terbaru

Ini Susunan Direksi dan Komisaris PLN Terbaru

Whats New
Masuk Daftar Obligor dan Debitor, Grup Texmaco: Kami Tidak Pernah Dapat BLBI

Masuk Daftar Obligor dan Debitor, Grup Texmaco: Kami Tidak Pernah Dapat BLBI

Rilis
'Tax Amnesty Jilid II' Dimulai 1 Januari 2022, Bagaimana Kesiapan Sistem IT-nya?

"Tax Amnesty Jilid II" Dimulai 1 Januari 2022, Bagaimana Kesiapan Sistem IT-nya?

Whats New
Rupiah dan IHSG Menguat di Sesi I, Asing Borong BBRI, BBCA, dan BBNI

Rupiah dan IHSG Menguat di Sesi I, Asing Borong BBRI, BBCA, dan BBNI

Whats New
Setelah Angkat Dirut Baru, Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PLN

Setelah Angkat Dirut Baru, Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PLN

Whats New
Menko Airlangga: Kemunculan Varian Omicron Bukti Akses Vaksin di Dunia Tak Merata

Menko Airlangga: Kemunculan Varian Omicron Bukti Akses Vaksin di Dunia Tak Merata

Whats New
Sempat Turun, Cadangan Devisa RI Kembali Meningkat Jadi 145,9 Miliar Dollar AS

Sempat Turun, Cadangan Devisa RI Kembali Meningkat Jadi 145,9 Miliar Dollar AS

Rilis
Jadi Presidensi, Ini 3 Fokus Utama RI di KTT G20 Tahun Depan

Jadi Presidensi, Ini 3 Fokus Utama RI di KTT G20 Tahun Depan

Whats New
Gandeng Standard Chartered, Prudential Indonesia Luncurkan 2 Dana Investasi Baru

Gandeng Standard Chartered, Prudential Indonesia Luncurkan 2 Dana Investasi Baru

Whats New
Rangkaian KTT G20 Dimulai Hari Ini, Indonesia Bahas 3 Isu Utama

Rangkaian KTT G20 Dimulai Hari Ini, Indonesia Bahas 3 Isu Utama

Whats New
Soal Pajak Karbon, Anak Buah Sri Mulyani Sebut AS Malu dengan Indonesia...

Soal Pajak Karbon, Anak Buah Sri Mulyani Sebut AS Malu dengan Indonesia...

Whats New
Ini Alasan BEI Tak Suspensi Saham BUKA meski Harga Saham Terus Turun

Ini Alasan BEI Tak Suspensi Saham BUKA meski Harga Saham Terus Turun

Whats New
PPKM Level 3 Serentak Batal, Bagaimana Nasib Ganjil-Genap di Tol 20 Desember-2 Januari di Tol?

PPKM Level 3 Serentak Batal, Bagaimana Nasib Ganjil-Genap di Tol 20 Desember-2 Januari di Tol?

Whats New
Mau Beli Valas? Simak Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Mau Beli Valas? Simak Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
Naik Rp 1.000 per Gram, Ini Rincian Harga Emas Antam Terbaru

Naik Rp 1.000 per Gram, Ini Rincian Harga Emas Antam Terbaru

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.