LTV dan FTV Dilonggarkan, BI Prediksi Ada Peningkatan Permintaan KPR

Kompas.com - 21/06/2016, 19:16 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) telah melonggarkan kebijakan Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV) di sektor properti dalam rangka untuk menggairahkan perekonomian nasional.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Filianingsih Hendarta menjelaskan, pelonggaran kebijakan ini memungkinkan masyarakat yang mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) tak perlu membayar uang muka terlalu tinggi.

Artinya, semakin banyak orang yang bisa memperoleh KPR dan permintaan pun akan meningkat. Fili mengungkapkan, bank sentral pun telah melakukan beragam simulasi terkait dampak pelonggaran kebijakan tersebut.

Ia menyebut, setelah kebijakan ini diberlakukan, bakal ada penambahan terhadap pertumbuhan KPR hingga akhir tahun ini.

"Berdasarkan simulasi, akan ada penambahan pertumbuhan sebesar 3,69 persen sampai 6,65 persen terhadap KPR sampai akhir tahun 2016," kata Fili di kantor pusat BI, Selasa (21/6/2016).

Fili mengungkapkan, pertumbuhan KPR hingga April 2016 mencapai 7,61 persen. Meskipun begitu, pertumbuhan KPR cenderung menurun sejak diberlakukannya kebijakan LTV pada September 2013, meski kemudian kembali tumbuh stabil.

Namun demikian, pertumbuhan pada April 2016 tersebut lebih rendah dibandingkan pertumbuhan total kredit perbankan. Pada April 2016, pertumbuhan kredit perbankan yang tercatat sebesar 7,95 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.