Kawasan Transmigrasi Berpeluang Jadi Pusat Ekonomi Baru

Kompas.com - 28/06/2016, 15:53 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar saat berkunjung ke Bukit Jamur, di Desa Bungah, Gresik, Jawa Timur, Sabtu (21/3/2015). DOKUMENTASIMenteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar saat berkunjung ke Bukit Jamur, di Desa Bungah, Gresik, Jawa Timur, Sabtu (21/3/2015).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyatakan kawasan transmigrasi berpeluang jadi pusat ekonomi baru.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar menyatakan sebelum ditetapkan menjadi kawasan transmigrasi, pemerintah terlebih dulu memastikan lokasi tersebut memiliki potensi ekonomi yang tinggi.

“Kawasan transmigrasi adalah cerminan daerah-daerah produktif. Hanya saja daerah-daerah tersebut masih terisolasi sehingga terlihat seperti tidak punya masa depan. Padahal potensi alamnya sangat tinggi jika dikelola,” ujar Marwan dalam keterangan resminya, Selasa (28/6/2016).

Marwan menambahkan, ada tiga kriteria yang harus terpenuhi sebelum ditetapkan sebagai kawasan transmigrasi.

Salah satunya adalah memastikan lahan clear and clean (tidak bermasalah secara hukum), layak huni, layak berkembang, dan layak usaha.

Marwan menegaskan, tak hanya terkait persiapan kawasan transmigrasi saja tapi juga persiapan calon transmigrannya.

“Sebelum diberangkatkan, calon transmigran juga diberi pelatihan terlebih dulu sesuai dengan potensi kawasan transmigrasi yang akan dituju. Kalau potensinya di bidang perkebunan kita latih untuk mengelola perkebunan, kalau potensinya ada di laut kita latih untuk mengelola hasil laut,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Marwan mencontohkan, potensi lahan yang akan dikembangkan untuk program transmigrasi di wilayah perbatasan negara yakni Kalimantan, berada di kawasan hutan produksi tetap (HP). Wilayah ini memiliki tanah yang subur, sehingga akan sangat produktif untuk dikelola.

Sementara itu, kawasan transmigrasi di Paguyaman Pantai Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo, kaya akan hasil laut. Sehingga, transmigrasi di kawasan ini pun menggunakan konsep nelayan.  

“Lokasi ini berada di kawasan pantai yang sangat potensial untuk pengembangan pola nelayan tangkap ikan dan budidaya. Pokoknya asal dikelola saja dengan baik, potensi alam di kawasan transmigrasi ini akan sangat menghasilkan. Bahkan bisa jadi pusat-pusat ekonomi baru,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.