Pasar Saham Dunia "Rebound" Setelah Dua Hari Melemah Akibat "Brexit"

Kompas.com - 29/06/2016, 05:30 WIB
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

NEW YORK, KOMPAS.com - Indeks saham Eropa dan Amerika Serikat mengalami rebound pada perdagangan saham Selasa (28/6/2016) sore waktu setempat atau Rabu (29/6/2016) dini hari waktu Indonesia barat (WIB).

Sebelumnya, pada perdagangan Jumat dan Senin, indeks saham global melorot tajam akibat kejutan hasil referendum Inggris dengan hasil Inggris keluar dari Uni Eropa.

Selain itu, mata uang poundsterling yang sempat turun hingga 11 persen dan mencapai level terendah dalam 31 tahun, juga mulai menguat pada perdagangan Selasa.

Walaupun begitu, bayang-bayang Brexit masih menghantui pasar, seiring akan bertemunya para pimpinan blok 'Leave" dan blok "in" dalam pertemuan pertama pasca voting, di Brussel.

Menteri Keuangan Inggris George Osborne, mengatakan Inggris harus memangkas pengeluaran dan meningkatkan pajak untuk menstabilkan perekonomian setelah tiga lembaga kredit menurunkan rating utang Inggris.

"Ketidakpastian yang amsih melingkupi bisa jadi faktor yang menyeret penurunan dalam beberapa bulan mendatang, seperti kejutan-kejutan lain dalam 5 tahun terakhir," kata  Jeffrey Kleintop, chief global investment strategist di Charles Schwab & Co., Inc.

walaupun begitu, aksi jual saham mulai mereda di Selasa, dimana saham Eropa FTEU3 naik 2,4 persen, meningkat dari penurunan 10 persen pada saat referendum.

Saham perbankan mulai pulih dan menjadi pendorong kenaikan indeks secara keseluruhan. Indeks keuangan S&P, SPSY, naik 2,47 persen.

Britain's Lloyds dan Barclays masing-masing naik 7,43 persen dan 3,38 persen. UniCredit dari Italia naik 1,52 persen dan bankia dari Spanyol naik 8,24 persen.

Di pasar saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street, Indeks Dow Jones naik 269,48 poin atau naik 1,57 persen ke level 17.409,72.

Indeks S&P 500 naik 35,55 poin atau naik 1,78 persen ke level 2.036,09. sementara indeks Nasdaq Composite naik 97,42 poin atau naik 2,12 persen ke level 4.691,87.

Sementara poundsterling juga rebound dengan kenaikan 1,5 persen dari penurunan hingga 11 persen setelah referendum Inggris. Poundstreling naik 0,86 persen terhadap dollar AS dan ditutup di 1.334 dollar AS pe GBP. Pound juga naik 2,32 persen ke 137,02 melawan Yen.

Kompas TV Pasca Brexit Emos Melonjak, Pasar Uang Bergejolak
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.