Kompas.com - 30/06/2016, 15:29 WIB
 Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga memecahkan kendi sebagai tanda Pelepasan Ekspor Produk UKM Mitra Binaan LLP-KUKM ke Senegal,Korea Selatan dan china(30/06/2016). Pramdia Arhando Julianto Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga memecahkan kendi sebagai tanda Pelepasan Ekspor Produk UKM Mitra Binaan LLP-KUKM ke Senegal,Korea Selatan dan china(30/06/2016).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga melepas ekspor sejumlah produk mitra Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) Koperasi UKM ke sejumlah negara di antaranya Senegal, Korea Selatan dan China.

Pelepasan produk ekspor mitra LLP KUKM itu dilakukan dengan prosesi pemecahan kendi oleh Menkop Puspayoga didepan truk kontainer yang mengangkut produk eskpor, di Gedung Smesco Jakarta, Kamis (30/6/2016).

“Ekspor produk mitra LLP KUKM menunjukkan UKM masih tangguh di tengah pelemahan global,  dan semangat ekspor ini khususnya di kalangan UKM harus terus digelorakan,” kata Puspayoga.

Hal ini sejalan dengan dukungan pemerintah di mana sudah disediakan skim KUR BE (Kredit Usaha Rakyat Beroritentasi Ekspor) bagi para UKM yang akan merambah pasar mancanegara. 

“Saya pesan pada LLP KUKM untuk mensosialisasikan KUR BE ini kepada mitra-mintranya,” ujar Puspayoga.

Skim pembiayaan KUR BE ini memang diorientasikan kepada eksportir guna menggenjot devisa.

Dengan plafon mulai dari Rp 5 miliar sampai Rp 50 miiliar, skim ini ditujukan pada UKM yang sudah naik kelas dan  butuh perluasan tujuan ekspor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Direktur LLP KUKM Ahmad Zabadi menjelaskan, pelepasan ekspor ini merupakan yang kedua kalinya bagi mitra LLP KUKM, setelah sebelumnya pada awal Juni lalu.

“Sudah jadi tugas LLP KUKM untuk menfasilitasi produk-produk UKM ini untuk bisa ekspor, menghubungkan dengan buyers maupun pameran promosi ke luar negeri.  Pelepasan produk ini menunjukkan upaya-upaya itu sudah mulai membuahkan hasil,’ katanya.

Kali ini produk yang diekspor adalah produk furniture bambu  sebanyak 1 kontainer 40 feet dari mitra UKM Shaniqua Bammboo, Rangkas Bitung ke Senegal, senilai Rp 325 juta.

Bersamaaan dengan itu juga diekspor produk kripik buah dari mitra UKM Arjuna 999 Batu Malang sebanyak 1 kontainer 20 feet ke Korea Selatan senilai Rp 186 juta.  

Lalu, produk kopi Arabika dari UKM JPW Coffee Sumatra Utara, sebanyak 1 kontainer 20 feet/ 1 ton senilai Rp 150 juta kepada buyer di China.

“Semua keberhasilan ekspor ini merupakan hasil kunjungan para delegasi luar negeri ke rumah Smesco beberapa waktu lalu. Selain itu kami juga aktif mengajak mitra LLP KUKM untuk melakukan promosi pameran ke luar negeri,” tambah Zabadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.