Apindo Nilai RUU CSR Justru Gembosi Daya Saing Industri Domestik

Kompas.com - 20/07/2016, 20:13 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hariyadi Sukamdani mengatakan, pengusaha di bawah APINDO akan berjuang agar Rancangan Undang-undang Corporate Social Responsibility (CSR) tidak disahkan.

Menurut Hariyadi, UU CSR kontraproduktif terhadap daya saing industri domestik. Sebab, di manapun, CSR hanya bersifat sukarela (voluntary) dan bukannya wajib (mandatory).

Kegiatan CSR di Indonesia sebenarnya juga sudah diwajibkan melalui Undang-undang Perseroan Terbatas (UU PT).

"Tetapi di situ (UU PT), walaupun sifatnya mandatory tapi perusahaan yang mengatur sendiri. Wajib tapi yang ngatur perusahaan," kata Hariyadi kepada Kompas.com, pada Rabu (20/7/2016).

Lebih jauh dia bilang, berapa anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan CSR dan bagaimana eksekusinya tergantung pada kebijakan perusahaan.

Yang penting, sambungnya, kegiatan CSR tersebut dilaksanakan dan dilaporkan dalam rapat umum pemegang saham.

"Sekarang Dewan Perwakilan Daerah itu mau menaikkan levelnya. Mau dipaksa dengan besaran tertentu. Ya ngamuk lah kami," ucapnya.

"Ini maksudnya apa sih (DPD)? Bukannya berfikir untuk daya saing, tapi malah menggembosi. Ini yang mau kami lawan, mbak," kata dia lagi.

Padahal di sisi lain, imbuh Hariyadi, perusahaan sudah dikenakan berbagai kewajiban seperti pajak.

Ia menambahkan, pada prinsipnya kegiatan CSR itu dilaksanakan setelah perusahaan memenuhi seluruh kewajiban.

"Jadi dia (perusahaan) mau ikut program CSR atau tidak itu urusannya dia sendiri. Negara itu enggak boleh ikut campur sejauh itu, karena sudah mengambil pajak kok," sebutnya.

"Makanya ini mau kita permasalahkan. DPD bukannya berfikir bagaimana punya daya saing, tapi malah gangguin mulu. Orang lama-lama jadi malas bisnis kalau begini terus," pungkas Hariyadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Cara Cek Tagihan Listrik PLN lewat HP dengan Mudah

6 Cara Cek Tagihan Listrik PLN lewat HP dengan Mudah

Whats New
Peserta Tax Amnesty Jilid II Paling Banyak 'Sembunyikan' Hartanya di Singapura

Peserta Tax Amnesty Jilid II Paling Banyak "Sembunyikan" Hartanya di Singapura

Whats New
Pertamina Terima Kompensasi Rp 64 Triliun dari Negara

Pertamina Terima Kompensasi Rp 64 Triliun dari Negara

Whats New
Survei CPI: Perbankan Lebih Banyak Alokasikan Dana ke UMKM daripada ke Sektor Hijau

Survei CPI: Perbankan Lebih Banyak Alokasikan Dana ke UMKM daripada ke Sektor Hijau

Rilis
Diterpa Isu Bakal Tutup, SehatQ Buka Suara

Diterpa Isu Bakal Tutup, SehatQ Buka Suara

Whats New
Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai, Ini Solusi Bagi yang Tidak Punya HP

Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai, Ini Solusi Bagi yang Tidak Punya HP

Whats New
Menaker: Sebagian Hidup Menpan-RB Tjahjo Kumolo Didedikasikan untuk Negara

Menaker: Sebagian Hidup Menpan-RB Tjahjo Kumolo Didedikasikan untuk Negara

Whats New
Tolak Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Buruh: Itu Melanggar Hak Asasi Manusia

Tolak Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Buruh: Itu Melanggar Hak Asasi Manusia

Whats New
Aplikasi dan Web MyPertamina Sempat Eror, Ini Kata Pertamina

Aplikasi dan Web MyPertamina Sempat Eror, Ini Kata Pertamina

Whats New
Sri Mulyani: Tjahjo Kumolo Rekan Sejawat yang Kompak dan Dapat Diandalkan...

Sri Mulyani: Tjahjo Kumolo Rekan Sejawat yang Kompak dan Dapat Diandalkan...

Whats New
Tarif Listrik Naik per 1 Juli 2022, Ini Cara Turun Daya Listrik PLN

Tarif Listrik Naik per 1 Juli 2022, Ini Cara Turun Daya Listrik PLN

Whats New
Sosok Tjahjo Kumolo di Mata Buruh: Memotivasi dan Peduli

Sosok Tjahjo Kumolo di Mata Buruh: Memotivasi dan Peduli

Whats New
BUMN Berdikari Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Persyaratannya

BUMN Berdikari Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Persyaratannya

Work Smart
Tarif Listrik Orang Kaya Naik, Sri Mulyani Jamin Daya Beli Masyarakat dan Inflasi Terjaga

Tarif Listrik Orang Kaya Naik, Sri Mulyani Jamin Daya Beli Masyarakat dan Inflasi Terjaga

Whats New
Menpan-RB Tjahjo Kumolo Berpulang, Mentan SYL Ungkapkan Duka Mendalam

Menpan-RB Tjahjo Kumolo Berpulang, Mentan SYL Ungkapkan Duka Mendalam

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.