Dinilai Strategis, Menperin Optimalkan Kawasan Industri Nasional

Kompas.com - 05/08/2016, 11:00 WIB
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI) Kemenperin Imam Haryono bersama President Commissioner PT AKR Corporindo Tbk Soegiarto Adikoesoemo, Managing Director PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) Johannes, dan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto melihat maket pembangunan kawasan industri Java Integrated Industrial Ports and Estate (JIIPE)  di Gresik, Jawa Timur Dok. KemenperinMenteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI) Kemenperin Imam Haryono bersama President Commissioner PT AKR Corporindo Tbk Soegiarto Adikoesoemo, Managing Director PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) Johannes, dan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto melihat maket pembangunan kawasan industri Java Integrated Industrial Ports and Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Timur Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meninjau pembangunan kawasan industri Java Integrated Industrial Ports and Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur.

Menperin mengatakan, kawasan industri terpadu ini akan menjadi percontohan bagi pengembangan 14 kawasan industri prioritas di luar Pulau Jawa. Pembangunan kawasan industri JIIPE diharapkan akan memacu pertumbuhan ekonomi lokal dan mampu menjawab berbagai tantangan yang ditinjau dari aspek ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan.

"Sesuai arahan Presiden, perlu pemerataan kawasan industri ke luar pulau Jawa dan wilayah-wilayah perbatasan sehingga tidak akan ada lagi kesenjangan ekonomi," papar Airlangga dalam keterangan resminya, Jumat (5/8/2016).

Menperin meyakini, kemajuan sektor industri harus didukung dengan penyediaan kawasan industri yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas infrastruktur pendukung industri, sehingga mampu meningkatkan daya saingnya.

Sementara itu, JIIPE merupakan kerja sama antara PT. Pelindo III dan PT AKR Corporindo Tbk yang memiliki luas hingga 2.933 hektare dengan total investasi mencapai Rp 50 triliun. Saat ini, sekitar 1.400 hektare lahan telah dibebaskan.

Selanjutnya, industri yang akan dikembangkan dalam kawasan JIIPE antara lain heavy industry, CPO based industry, medium industry, light industry dan automotive industry.

Jika telah beroperasi penuh, kawasan ini mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 100.000 tenaga kerja. Saat ini dalam tahap konstruksi, JIIPE telah melibatkan sebanyak 3.000 tenaga kerja langsung, dimana 90 persen berasal dari masyarakat sekitar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Selain penyerapan tenaga kerja, saya juga mengharapkan melalui industri-industri di kawasan ini untuk menerima program pemagangan dari anak-anak Sekolah Menengah Kejuruan agar ketika mereka lulus nanti sudah siap bekerja," ujarnya.

Pendidikan Vokasi dan SDM

Airlangga menyarankan, program pemagangan dilakukan minimal selama enam bulan. Ini merupakan upaya Kemenperin untuk menyinergikan program pendidikan vokasi SDM industri yang berkompeten.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.