Program Pembiayaan Mikro Sanitasi Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat

Kompas.com - 08/08/2016, 16:58 WIB
Bupati Malang, Rendra Kresna mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Malang, Malang, Jawa Timur, Senin (8/8/2016). Estu Suryowati/KOMPAS.comBupati Malang, Rendra Kresna mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Malang, Malang, Jawa Timur, Senin (8/8/2016).
|
EditorM Fajar Marta

MALANG, KOMPAS.com — Program Pembiayaan Mikro Sanitasi merupakan salah satu bentuk inklusi keuangan dari Pro-Desiku atau Program Desa Siaga Aktif Inklusi Keuangan.

Program tersebut bertujuan mendukung program Dinas Kesehatan Kabupaten Malang untuk meningkatkan taraf hidup sehat melalui kebersihan sanitasi.

Pro-Desiku sendiri merupakan salah satu program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pro-Desiku merupakan program literasi, edukasi, dan inklusi keuangan yang diperuntukkan bagi masyarakat desa yang belum terjangkau informasi keuangan ataupun produk jasa keuangan melalui pendampingan yang dilakukan oleh perangkat kesehatan desa (bidan, perawat, mantri, dan petugas posyandu) sebagai agen literasi dan inklusi keuangan.

"Program Pembiayaan Mikro Sanitasi ini merupakan pilot project di dua desa, yakni Ngadireso dan Karanganyar," kata anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Kusumaningtuti S Soetiono, di Malang, Jawa Timur, Senin (8/8/2016).

Jumlah penduduk di dua desa tersebut lebih kurang 8.000 jiwa. Infrastruktur untuk sanitasi bersih dan sehat perlu dibangun.

Dengan program ini, masyarakat bisa mendapatkan akses keuangan untuk mendapatkan pinjaman lunak Rp 1,6 juta untuk membangun jamban-jamban bersih dan sehat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Proyek ini akan dijalankan enam bulan, nanti kalau berhasil akan diduplikasi di desa lainnya di Kabupaten Malang. Kalau ada TPAKD pemda lain yang berminat, bisa juga," ucap wanita yang akrab disapa Tituk itu.

Sementara itu, Bupati Malang Rendra Kresna menambahkan, proyek ini merupakan kredit lunak yang diberikan perbankan senilai Rp 1,6 juta per sasaran.

"Jumlah Rp 1,6 juta itu cukup, misalnya untuk membangun septic tank," kata Rendra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.