Pendiri Lion Air Bantah Berikan Kontrak Kerja 15 Tahun, tetapi...

Kompas.com - 10/08/2016, 07:30 WIB
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendiri Lion Air Group Rusdi Kirana membantah telah memberikan kontrak kerja kepada pilot selama 15 tahun. Menurut dia, kontrak yang diberikan kepada pilot bukan kontrak kerja melainkan kontrak pendidikan.

"Dikontrak 15 tahun itu adalah program pelatihan. Pilot kami rekrut sejak lulus SMA, kami training dengan biaya sendiri, sampai jadi pilot sampe bisa terbang dengan gaji puluhan juta," ujarnya saat ditemui, di Jakarta, Selasa (9/8/2016).

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini mengatakan, harusnya para Pilot menghargai pihak Lion Air karena telah diberikan pendidikan hingga bisa terbangkan pesawat tanpa mengeluarkan uang.

"Maksud saya adalah harus menghargai, lulus sma maaf mereka (Pilot) cari kerjaan sudah dilatih, dengan biaya begitu besar, setelah jadi pilot ngeluh nggak boleh dong," ucapnya.

Dirinya juga tidak melarang jika Pilotnya ingin keluar dan bekerja di maskapai lain. Asalkan, perusahaan yang ingin merekrut pilot Lion Air membayar biaya pendidikan yang telah dikeluarkan.

"Mereka boleh pergi, kalau mereka berhenti pembajaknya harus bayar dong. Kami hanya ingin menjaga investasi, jika ada perusahaan yang mau ambil (Pilot) boleh. Kami tidak bisa cegah, tetapi harus bayar, itu tujuannya," pungkasnya.

Seperti diketahui, para pilot menuding pihak Lion Air telah menahan mereka untuk pindah ke maskapai lain dengan berikan kontrak kerja selama 15 tahun.

Para pilot juga akan dikenakan sanksi sebesar Rp 7 miliar jika mereka ingin kelua dari Lion Air.

Kompas TV Eks Kru Pilot Lion Air Minta Bantuan LBH
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Pulihkan Ratusan Izin Pertambangan yang Sempat Bermasalah

Pemerintah Pulihkan Ratusan Izin Pertambangan yang Sempat Bermasalah

Whats New
Harga Tiket Kereta Wisata Museum Ambarawa, Cara Beli, dan Sejarahnya

Harga Tiket Kereta Wisata Museum Ambarawa, Cara Beli, dan Sejarahnya

Whats New
Rupiah Melemah Tembus Rp 15.100 Per Dollar AS, Sri Mulyani Ungkap Penyebabnya

Rupiah Melemah Tembus Rp 15.100 Per Dollar AS, Sri Mulyani Ungkap Penyebabnya

Whats New
Menteri Keuangan Pakistan Mengundurkan Diri di Tengah Krisis Ekonomi

Menteri Keuangan Pakistan Mengundurkan Diri di Tengah Krisis Ekonomi

Whats New
Para Menteri Pertanian Dunia Akan Bertemu Di Bali, Ini Isu yang Dibahas

Para Menteri Pertanian Dunia Akan Bertemu Di Bali, Ini Isu yang Dibahas

Whats New
Masyarakat Sebut Pertalite 'Harga Baru' Lebih Boros, Ini Penjelasan Pertamina

Masyarakat Sebut Pertalite "Harga Baru" Lebih Boros, Ini Penjelasan Pertamina

Whats New
Bank DKI Pimpin Kredit Sindikasi untuk BFI Finance

Bank DKI Pimpin Kredit Sindikasi untuk BFI Finance

Whats New
Soal Isu Pertalite Lebih Boros, Stafsus Erick Thohir: Itu Hoaks

Soal Isu Pertalite Lebih Boros, Stafsus Erick Thohir: Itu Hoaks

Whats New
Pemerintah Janji Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Pemerintah Janji Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Whats New
Bukan Nagita Slavina, Ini Pemilik Esteh Indonesia yang Layangkan Somasi ke Konsumennya

Bukan Nagita Slavina, Ini Pemilik Esteh Indonesia yang Layangkan Somasi ke Konsumennya

Whats New
BSU Tahap 3 Hari Ini Cair, Simak Cara Cek Status Penyalurannya

BSU Tahap 3 Hari Ini Cair, Simak Cara Cek Status Penyalurannya

Whats New
 Bank BTPN Gandeng Microsoft untuk Atasi Kesenjangan di Bidang Teknologi Informasi

Bank BTPN Gandeng Microsoft untuk Atasi Kesenjangan di Bidang Teknologi Informasi

Whats New
PT KAI Optimistis Kereta Panoramic Meluncur Tahun Ini

PT KAI Optimistis Kereta Panoramic Meluncur Tahun Ini

Whats New
Bahlil Sebut Tak Semua Negara Ingin Negara Berkembang Jadi Negara Maju

Bahlil Sebut Tak Semua Negara Ingin Negara Berkembang Jadi Negara Maju

Whats New
Ekonomi Digital RI 2030 'Diramal' Capai Rp 4.531 Triliun, Jokowi: Ada Peluang Besar Pengembangan 'Startup' Pangan

Ekonomi Digital RI 2030 "Diramal" Capai Rp 4.531 Triliun, Jokowi: Ada Peluang Besar Pengembangan "Startup" Pangan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.