Pelaku Industri Pupuk Minta Harga Gas 4 Dollar AS Per MMBtu

Kompas.com - 15/08/2016, 19:07 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelaku industri pupuk minta pemerintah menetapkan harga gas untuk mereka sebesar 4 dollar AS per million British thermal unit (MMBtu).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengungkapkan, usulan ini muncul karena harga gas untuk industri pupuk di negara-negara lain juga sekitar 4 dollar AS per MMBtu.

"Nah, tadi juga dikatakan bahwa industri pupuk itu membutuhkan mungkin sekitar 4 dollar AS per MMBtu," kata Arcandra ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (15/8/2016).

Mengacu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi, harga gas bumi tertentu bisa diturunkan asalkan memenuhi dua syarat.

Kedua syarat tersebut adalah tidak dapat memenuhi keekonomian industri pengguna gas bumi, serta harga gas bumi lebih tinggi dari 6 dollar AS per MMBtu.

Tentu saja, kata Arcandra, jika usulan tersebut direstui pemerintah, maka yang akan terjadi adalah penurunan penerimaan negara.

Akan tetapi, menurut dia, dampak domino yang dihasilkan dari kebijakan tersebut akan lebih besar daripada penerimaan negara yang hilang.

"Nah, ini yang sedang dipelajari, apakah masih ada ruang bagi pemerintah untuk menurunkan dari 6 dollar AS menjadi 4 dollar AS," kata Arcandra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.