Taspen Akan Tempatkan Dana di Waskita Toll Road dan Tambah Saham di Bank Mantap

Kompas.com - 18/08/2016, 05:58 WIB
Direktur Utama PT Taspen Iqbal Latanro (kiri) dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Maryono di Kantor Taspen Jakarta, Senin (2/5/2016) Kompas.com/ Iwan SupriatnaDirektur Utama PT Taspen Iqbal Latanro (kiri) dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Maryono di Kantor Taspen Jakarta, Senin (2/5/2016)
EditorBambang Priyo Jatmiko

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - PT Taspen (Persero) siap menempatkan dana pada PT Waskita Toll Road, anak usaha PT Waskita Karya (Persero), sebagai bentuk investasi langsung perusahaan pada sektor infrastruktur.

"Persiapan investasi di Waskita Toll Road sudah rampung, tinggal menunggu hasil due diligence atau uji tuntas yang dilakukan oleh Waskita," kata Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro di sela Upacara HUT RI ke-71 Kemerdekaan RI, di Pangkal Pinang, Rabu (17/8/2016).

Menurut Iqbal, bersamaan penantian hasil uji tuntas tersebut, Taspen juga segera meminta persetujuan pemegang saham untuk menempatkan investasi langsung di Waskita Toll Road.

Ia menjelaskan keinginan Taspen masuk Waskita Toll Road anak usaha Waskita Karya (Persero) ini karena perusahaan ini memiliki prospek bisnis jangka panjang membangun infrastruktur jalan Trans Jawa.

Jika Trans Jawa bisa terkoneksi dengan baik, infrastruktur tersebut akan terpakai secara optimal.

"Dalam jangka pendek penempatan investasi di Waskita Toll Road tidak menghasilkan. Namun jangka panjang atau 20 tahun ke depan bisa menjadi sumber income bagi Taspen," ujarnya.

Meski begitu, Iqbal tidak menyebutkan dana yang disiapkan untuk ikut menjadi pemegang saham pada Waskita Toll Road.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia hanya menjelaskan investasi langsung itu bagian dari strategi perusahaan dalam mengelola dan menempatkan dana investasi.

"Prospek bisnis yang akan kita investasikan harus bagus, agar ekuitas yang ditanamkan bisa menghasilkan membuahkan hasil yang berkelanjutan. Selain itu yield atau imbal hasil juga harus masuk dalam target perusahaan," ujarnya.

Selain Waskita Toll Road, Iqbal menembahkan Taspen juga berencana meningkatkan porsi kepemilikan saham pada PT Bank Mandirit Tabungan Pos (Bank Mantap) menjadi sekitar 30 persen dari saat ini sekitar 20,9 persen.

"Dana untuk meningkatkan saham di Bank Mantap kami siapkan sekitar Rp 250 miliar," ujarnya.

Saat ini porsi kepemilikan saham Bank Mantap sebesar 60 persen dikuasai oleh Bank Mandiri, Taspen 20 persen dan Pos Indonesia 20 persen.

"Taspen serius untuk berinvestasi dalam penempatan langsung. Untuk itu Taspen sudah membentuk sebuah divisi Tim Investasi Equity untuk mempercepat peningkatan pendapatan dari investasi langsung," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.