Sejumput Cerita dari Balik Debu dan Bara di Majalengka

Kompas.com - 26/08/2016, 16:30 WIB
Salah satu industri perkapuran di Jalan Raya Bongas, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Gambar diambil pada Selasa (16/8/2016) KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZESSalah satu industri perkapuran di Jalan Raya Bongas, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Gambar diambil pada Selasa (16/8/2016)
|
EditorPalupi Annisa Auliani


CIREBON, KOMPAS.com
– Puluhan tungku-tungku raksasa di Jalan Raya Bongas, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menjadi saksi naik-turun perekonomian kawasan ini. Di balik debu dan bara, ada banyak cerita di sana.

Di ruas jalan yang menghubungkan Cirebon dan Bandung—keduanya masih di Jawa Barat—industri perkapuran pernah menjamur. Tungku-tungku itu saksinya.

(Lihat juga: Today's Photo: Industri Kapur, Saksi Kekayaan Sumber Daya Alam di Jawa Barat)

Tak semua tungku masih menyala sekarang. Yang masih beroperasi pun sudah berusia puluhan tahun.

"Terlalu mahal kalau mau membangun tungku baru," kata Iwan Nirwana, pengelola CV Sumberjaya Kapur, salah satu perusahaan perkapuran yang masih beroperasi di sana, saat dijumpai Kompas.com, Selasa (16/8/2016).

Menjulang hingga setinggi 20-an meter, tungku-tungku tersebut memiliki ketebalan sekitar 3 meter. "Semua pakai bata merah. Bisa sampai Rp 1 miliar kalau bikin sekarang," imbuh Iwan.

Saat Kompas.com bertandang ke pabrik ini, batuan putih tampak menggunung. Debu kapur sontak menyambut pula begitu kaki menapaki halaman pabrik.

Puluhan pekerja terlihat mengangkat batuan mentah ke puncak tungku. Sebagian pekerja lain berjaga di depan lubang pembakaran di dasar tungku, siap mengeruk batuan matang.

(Baca juga: Bertani buat Makan, Angkat Batu untuk Hidup)

Di sisi lain pabrik, tak menempel dengan tungku, belasan pekerja berbagi tugas di sekitar penggilingan batu.

Di tungku dan lokasi penggilingan, modifikasi mobil lawas hilir mudik mengangkut batu matang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.