Kompas.com - 31/08/2016, 05:26 WIB
Rokok kretek KOMPAS.COM/AMIR SODIKINRokok kretek
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah terus menggodok rencana kenaikan tarif cukai rokok dan harga eceran rokok untuk tahun depan. Meski begitu, keputusan belum akan diumumkan dalam waktu dekat.

"Ya mudah-mudahan dalam waktu satu dua bulan ini sudah kita putuskan," ujar Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi di Gadung DPR, Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Meski belum bisa banyak bicara soal persentase kenaikan cukai dan harga eceran rokok, pemerintah akan mendengar suara semua pihak. Hal itu dilakukan agar keputusan pemerintah terhadap cukai dan harga rokok tidak mematikan pihak-pihak tertentu.

"Sedang dilakukan pembahasan dengan pemerhati kesehatan, lembaga terkait, dan suara-suara dari masyarakat umum," kata Heru.

Pemerintah sendiri sudah menargetkan pendapatan cukai dalam RAPBN 2017 sebesar Rp 157,16 triliun atau naik 6,12 persen dari target APBN Perubahan 2016 sebesar Rp 148,09 triliun.

Khusus untuk cukai hasil tembakau, ditargetkan sebesar Rp 149,88 triliun atau naik 5,78 persen dari target APBNP 2016 sebesar Rp 141,7 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.