Pemerintah Ajak WNI di London Ikut Pengampunan Pajak

Kompas.com - 08/09/2016, 14:05 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad pada acara Indonesia Fintech Festival & Conference, Senin (29/8/2016). Sakina Rakhma Diah Setiawan/Kompas.comKetua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad pada acara Indonesia Fintech Festival & Conference, Senin (29/8/2016).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Keuangan bekerja sama dengan Kementerian BUMN, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) melakukan sosialisasi Amnesti Pajak kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim di luar negeri.

Kegiatan tersebut bertajuk Indonesia Business Outlook berlokasi di Millenium Hotels and Resorts London.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 orang pengusaha dan masyarakat Indonesia di London dan sekitarnya.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dalam sambutannya menyampaikan perkembangan perekonomian Indonesia dan optimisme pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dibandingkan negara emerging markets sekitarnya.

Sehingga, dipandang bahwa program Amnesti Pajak yang digulirkan pemerintah untuk menarik investasi di Indonesia waktunya sangatlah tepat.

Muliaman juga menyampaikan bahwa progam Amnesti Pajak adalah awal terbangunnya kebijakan perpajakan yang lebih sehat di Indonesia.

"Untuk mendukung program Amnesti Pajak, industri keuangan di Indonesia dipandang sangat siap sebagai gateway dan diyakini bahwa industri keuangan nasional bisa menjadi mitra pengusaha untuk memanfaatkan peluang investasi yang ada di Indonesia," kata Muliaman dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (8/9/2016).

Duta Besar Repubik Indonesia untuk Inggris dan Irlandia Rizal Sukma juga hadir dalam acara tersebut dan mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan amnesti pajak dengan sebaik-baiknya dan ikut berperan serta dalam upaya mewujudkan apa yang sudah ditargetkan pemerintah untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan SDM melalui program Amnesti Pajak.

Sebagai bentuk dukungan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London membuka layanan perpajakan yang meliputi layanan e-registration untuk memperoleh NPWP, e-filing untuk pelaporan SPT Tahunan PPh.

Di samping layanan tersebut, KBRI di London juga membuka layanan konsultasi melalui telepon di nomor +447455819489 dan juga melayani konsultasi melalui surat elektronik (email) di alamatamnestipajak.london@indonesianembassy.org.uk. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Realisasi Investasi 2021 Rp 901,2 Triliun, Bahlil: Lampaui Target dari Perintah Presiden

Realisasi Investasi 2021 Rp 901,2 Triliun, Bahlil: Lampaui Target dari Perintah Presiden

Whats New
Sasar Proyek Grup Waskita hingga IKN, WSBP Target Kontrak Baru 2022 Tumbuh 30 Persen

Sasar Proyek Grup Waskita hingga IKN, WSBP Target Kontrak Baru 2022 Tumbuh 30 Persen

Rilis
Kabar Gembira, Pemerintah Perpanjang Insentif PPh Final UMKM

Kabar Gembira, Pemerintah Perpanjang Insentif PPh Final UMKM

Whats New
'Emak-emak' Mengeluh Sulit Dapat Minyak Goreng Murah di Ritel Modern, Kemendag Ungkap Penyebabnya

"Emak-emak" Mengeluh Sulit Dapat Minyak Goreng Murah di Ritel Modern, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Whats New
IHSG Ditutup Menguat 0,16 Persen, Rupiah Justru Melemah

IHSG Ditutup Menguat 0,16 Persen, Rupiah Justru Melemah

Whats New
Minyak Goreng Rp 14.000 Langka, Pengusaha Ritel Sentil Produsen dan Distributor

Minyak Goreng Rp 14.000 Langka, Pengusaha Ritel Sentil Produsen dan Distributor

Whats New
Biaya, Syarat, dan Cara Mengurus STNK Hilang atau Rusak di Samsat

Biaya, Syarat, dan Cara Mengurus STNK Hilang atau Rusak di Samsat

Whats New
Salurkan Kredit ke Sektor Prioritas, Bank Akan Dapat Insentif

Salurkan Kredit ke Sektor Prioritas, Bank Akan Dapat Insentif

Whats New
Transaksi Belanja di Malaysia dan Thailand Bisa Pakai QRIS

Transaksi Belanja di Malaysia dan Thailand Bisa Pakai QRIS

Whats New
Omicron Melonjak, Sri Mulyani: Ini Akan Jadi Perhatian agar Tak Pengaruhi Pemulihan Ekonomi

Omicron Melonjak, Sri Mulyani: Ini Akan Jadi Perhatian agar Tak Pengaruhi Pemulihan Ekonomi

Whats New
OJK Ingatkan, Hati-hati jika Ada Pinjol Ilegal 'Catut' Nama OJK

OJK Ingatkan, Hati-hati jika Ada Pinjol Ilegal "Catut" Nama OJK

Spend Smart
Perluas Layanan QRIS ke Negara Tetangga, BI Gandeng Bank Negara Malaysia

Perluas Layanan QRIS ke Negara Tetangga, BI Gandeng Bank Negara Malaysia

Whats New
Tingkat Utang RI Naik 10,8 Persen, Sri Mulyani: Lebih Baik Dibanding Negara Berkembang Lain

Tingkat Utang RI Naik 10,8 Persen, Sri Mulyani: Lebih Baik Dibanding Negara Berkembang Lain

Whats New
Targetkan 10 Juta Pohon, Mentan: Alhamdulillah, Kopi Indonesia Sangat Diminati...

Targetkan 10 Juta Pohon, Mentan: Alhamdulillah, Kopi Indonesia Sangat Diminati...

Whats New
Bank Indonesia Prediksi The Fed Naikkan Fed Fund Rate 4 Kali di Tahun Ini

Bank Indonesia Prediksi The Fed Naikkan Fed Fund Rate 4 Kali di Tahun Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.