Diragukan Sejumlah Pihak, Realisasi "Tax Amnesty" Terus Melaju

Kompas.com - 13/09/2016, 17:05 WIB
Pengampunan Pajak Ditjen Pajak Pengampunan Pajak
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Pekan lalu, sejumlah pihak mulai dari Bank Indonesia (BI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), hingga Ombudsman meragukan program pengampunan pajak atau tax amnesty mampu mencapai target.

Meski begitu, kebijakan yang berlaku sejak 1 Juni 2016 itu terus berjalan, bahkan dari pekan ke pekan terjadi peningkatan yang cukup signifikan.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang dikutip Kompas.com di Jakarta, Selasa (13/9/2016), dana yang sudah dideklarasikan Rp 386,6 triliun, dana repatriasi Rp 19 triliun, dan uang tebusan Rp 9,3 triliun.

Secara nilai, angka tersebut memang masih jauh dari target semula yakni dana deklarasi Rp 4.000 triliun, dana repatriasi Rp 1.000, dan uang tebusan Rp 165 triliun.

Namun, dibandingkan pekan lalu, realisasi program tersebut menunjukan tren kenaikan yang signifikan. Awal pekan lalu dana deklarasi masih Rp 195 triliun, dana repatriasi Rp 12,9 triliun, dan uang tebusan Rp 4,4 triliun.

Tren kenaikan realisasi tax amnesty menjelang pekan kedua September sudah diprediksi pemerintah. Sebab September ini adalah bulan terakhir periode pertama tax amnesty dengan tarif terendah yakni 2 persen.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memperkirakan realisasi program pengampunan pajak tidak akan memenuhi target.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

BI memperkirakan dana tebusan tax amnesty hanya Rp 21 triliun dan dana repatriasi hanya Rp 180 triliun sampai 31 Maret 2017.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution meminta Bank Indonesia (BI) tidak buru-buru menjustifikasi target tax amnesty tidak akan tercapai.

"Ini masih berjalan, jangan buru-burulah sebut Rp 21 triliun," ujar Darmin di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.