Mendag: Operasi Tangkap Tangan KPK Tak Berhubungan dengan Gula Impor

Kompas.com - 19/09/2016, 10:28 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melakukan inspeksi pasar di Pasar Grogol, Jakarta Barat, Jumat (16/9/2016) bersama Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin. Pemerintah telah menetapkan harga acuan untuk tujuh komoditas, melalui Permendag No. 63 Tahun 2016. Estu Suryowati/KOMPAS.comMenteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melakukan inspeksi pasar di Pasar Grogol, Jakarta Barat, Jumat (16/9/2016) bersama Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin. Pemerintah telah menetapkan harga acuan untuk tujuh komoditas, melalui Permendag No. 63 Tahun 2016.
EditorBambang Priyo Jatmiko

BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito menyatakan operasi tangkap tangan atau OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tidak ada sangkut pautnya dengan impor gula.

"Tidak ada kaitannya peristiwa OTT KPK dengan impor gula, mungkin distributor gula," kata Mendag saat kunjungan kerja di Lampung Timur, Minggu (18/9/2016).

Pihaknya juga sudah melakukan pengecekan pada malam usai penangkapan oleh KPK Sabtu dini hari lalu.

"Izin impor sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Perdagangan, saya langsung yang mengawasi jadi tidak mungkin ada perusahaan itu," kata dia.

Perusahaan impor tidak ada yang berbadan hukum CV. "Gak adalah kalau yang CV, itukan cenderung untuk usaha kecil menengah," kata Enggar.

Ia juga menyebutkan, sudah langsung melakukan pengecekan terkait pemberitaan mengenai kaitannya dengan impor gula yang dikaitkan dengan OTT KPK itu.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman, di rumah dinasnya, Jalan Denpasar Raya, Jakarta, Sabtu (17/9) dini hari. Penangkapan ini terkait dengan dugaan korupsi dalam pengurusan kuota impor gula.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber ANTARA
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.