Pelindo II Siapkan Strategi Mencapai Target "Dwelling Time" Priok 2,5 Hari

Kompas.com - 27/09/2016, 19:30 WIB
Konferensi Pers Rapat Koordinasi tentang Dwelling Time di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (21/9/2016) Achmad FauziKonferensi Pers Rapat Koordinasi tentang Dwelling Time di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (21/9/2016)
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah menetapkan waktu bongkar muat atau dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok menjadi 2,5 hari. Guna mewujudkan waktu bongkar muat 2,5 hari di Pelabuhan Tanjung Priok, operator pelabuhan Pelindo II mengatakan telah menyiapkan beberapa langkah dalam menjawab target dari pemerintah.

Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya menuturkan, langkah pertama yang diambil pihaknya adalah menyiapkan pelayanan satu pintu di pre-clearance atau waktu pengajuan dokumen pemberitahuan impor barang.

Menurut dia, dalam pelayanan satu atap tersebut akan berkerja sama dengan berbagai pihak mulai dari Ditjen Bea Cukai, Kementerian Perdagangan dan stakeholders lainnya. Kemudian memberikan kewenangan pada petugas yang akan percepat proses pre-clearance.

Hal ini dilakukan untuk mempercepat waktu bongkar muat yang saat ini masih 3,2 hari menjadi 2,5 hari di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan percepatan ini, meskipun sekarang rata-rata waktu bongkar muat 3,2 hari. Dengan langkah ini kita akan upayakan lagi lebih rendah," ujarnya dalam acara Konferensi Perdagangan Internasional, di Gedung Smesco Tower, Jakarta, Selasa (27/9/2016).

Lanjut Elvyn, Pelindo II mengambil beberapa langkah baru di post-clearance dengan mengenakan tarif progresif sehingga barang cepat keluar.

Rinciannya jika barang tidak segera keluar dari pelabuhan, maka di hari ke-2 akan dikenakan denda 300 persen, lalu di hari ke-3 dikenakan denda 600 persen, dan seterusnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan cara insentif ini diharapkan pemilik barang segera mengangkat barangnnya dari pelabuhan.

Pelindo II juga akan memberlakukan elektronic billing (pembayaran elektronik). Dengan cara ini proses pembayaran bisa lebih cepat, kontainer atau barang itu bisa lebih cepat keluar.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan rapat bersama direktur utama Pelindo I hingga IV, yakni Bambang Eka Cahyana, Elvyn G Masassya, Orias Petrus Moedak, serta Doso Agung untuk membahas terkait persoalan dwell time.

Sementara itu, saat ini, dwell time di Pelabuhan Tanjung Priok selama 3,2 hari. Namun, waktu tersebut masih dianggap lama.

Presiden Joko Widodo juga meminta pelaksanaan dwell time di Tanjung Priok bisa ditekan hingga 2,5 hari.

Kompas TV Jokowi Ancam Percepatan Bongkar Muat Kapal
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.