Periode I Dianggap Sukses, Ini Harapan Apindo untuk "Tax Amnesty" Periode II dan III

Kompas.com - 30/09/2016, 20:38 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Asoasiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai program pengampunan pajak atau tax amnesty periode I mendulang sukses. Setidaknya dari sejumlah parameter, realisasi jumlah uang tebusan dan harta yang dideklarasikan melebihi yang diperkirakan.

Untuk itu, organisasi ini berharap tax amnesty periode II dan periode III juga bisa sukses. Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan, uang tebusan yang masuk di periode II diperkirakan mencapai Rp 20 triliun dan pada periode III bisa mencapai Rp 10 triliun.

"Jadi total uang tebusan (tiga periode) kami perkirakan sebesar Rp 130 triliun," kata Hariyadi di Jakarta, Jumat (30/9/2016).

Hariyadi memperkirakan pada periode II ini partisipasi terhadap program tax amnesty lebih banyak datang dari Usaha Kecil Menengah (UKM) dibandingkan pengusaha-pengusaha besar.

Menurut dia, 80 persen pengusaha yang merupakan wajib pajak besar sudah masuk di periode I.

"Untuk UKM ini kan mereka punya waktu lebih panjang. Mereka memiliki tarif tetap 0,5 persen sampai 2017," kata Hariyadi.

Repatriasi rendah

Sayangnya, diakui Hariyadi, realisasi repatriasi dalam program tax amnesty periode I ini masih rendah. Namun hal ini juga sudah diperkirakan oleh asosiasi.

"Repatriasi relatif kecil, karena apa? Karena kebanyakan dana dari WNI yang di luar itu memang sudah di Indonesia dalam bentuk back to back," kata Hariyadi.

Menurut Hariyadi, hal itulah salah satu yang juga membuat deklarasi dalam negeri mencapai Rp 2.444 triliun. Ditengarai, sebagian harta yang dibawa pulang ke dalam negeri lantas dilaporkan sebagai deklarasi dalam negeri.

"Perkiraan kami pada periode II, repatriasi yang masuk sekitar Rp 6 triliun," kata Hariyadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut: Forum AIS Bukan Milik Indonesia Sendiri, Kami Ingin Berkolaborasi

Luhut: Forum AIS Bukan Milik Indonesia Sendiri, Kami Ingin Berkolaborasi

Whats New
Setelah Cabut Izin Wanaartha Life, OJK Masih Awasi 13 Perusahaan Asuransi Bermasalah

Setelah Cabut Izin Wanaartha Life, OJK Masih Awasi 13 Perusahaan Asuransi Bermasalah

Whats New
Cara Membuat SIM C Baru, Syarat, dan Biayanya

Cara Membuat SIM C Baru, Syarat, dan Biayanya

Whats New
Kementarian PUPR Siapkan 10 Jalan Tol Dukung Kelancaran Lalu Lintas Nataru

Kementarian PUPR Siapkan 10 Jalan Tol Dukung Kelancaran Lalu Lintas Nataru

Whats New
OJK Berkomitmen Tindak Tegas Pelaku Jasa Keuangan yang Bermasalah

OJK Berkomitmen Tindak Tegas Pelaku Jasa Keuangan yang Bermasalah

Whats New
Melewatkan Kesempatan Renegosiasi Kereta Cepat

Melewatkan Kesempatan Renegosiasi Kereta Cepat

Whats New
Mengekor Wall Street, IHSG Kian Tertekan

Mengekor Wall Street, IHSG Kian Tertekan

Whats New
Bulog dan ID Food Bakal Dapat Pinjaman Murah Buat Perkuat Sektor Pangan

Bulog dan ID Food Bakal Dapat Pinjaman Murah Buat Perkuat Sektor Pangan

Whats New
Jelang Tenggat Waktu, OJK Sebut 2 Bank Belum Penuhi Modal Inti Rp 3 Triliun

Jelang Tenggat Waktu, OJK Sebut 2 Bank Belum Penuhi Modal Inti Rp 3 Triliun

Whats New
Hari Terakhir Pendaftaran, Ini Cara Cek Kuota Rekrutmen Bersama BUMN 2022

Hari Terakhir Pendaftaran, Ini Cara Cek Kuota Rekrutmen Bersama BUMN 2022

Whats New
Sepanjang November 2022, OJK Beri 5 Izin Usaha untuk Perusahaan Pergadaian

Sepanjang November 2022, OJK Beri 5 Izin Usaha untuk Perusahaan Pergadaian

Whats New
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Anjlok Tajam, Ini Rincian Lengkapnya

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Anjlok Tajam, Ini Rincian Lengkapnya

Spend Smart
Stabil di Harga Rp 984.000 per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Stabil di Harga Rp 984.000 per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Antisipasi Krisis 2023, Erick Thohir: BUMN Siap Jadi Pembeli Siaga Bahan Pangan Pokok

Antisipasi Krisis 2023, Erick Thohir: BUMN Siap Jadi Pembeli Siaga Bahan Pangan Pokok

Whats New
Banyak Perusahaan Belum Melantai di Bursa Efek, Kadin: Kurang Pengetahuan Pasar Modal dan IPO

Banyak Perusahaan Belum Melantai di Bursa Efek, Kadin: Kurang Pengetahuan Pasar Modal dan IPO

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.