Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Inti Indosawit Subur bersama Tanoto Foundation Gelar Program Pengelolaan Sampah Perumahan

Kompas.com - 15/10/2016, 23:11 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Inti Indosawit Subur bersama Tanoto Foundation melakukan program pengelolaan sampah di rumah karyawan perusahaan tersebut.

Selama ini, sampah menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di berbagai daerah, termasuk di perumahan karyawan PT Inti Indosawit Subur (IIS) yang berada di Tungkal Ulu, KabupatenTanjung Jabung Barat, Jambi.

Dalam keterangan resminya, perusahaan tersebut berinisiatif mengelola dan mengolah sampah di perumahan karyawan dengan cara yang baik dan benar.

Untuk menjalankan program tersebut, PT IIS  menggandeng Niniek Nuryanto, Ketua Pengurus Bank Sampah RW 03 Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan.

Bank sampah Rawajati merupakan bank sampah percontohan di Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Setelah pelatihan digelar, penghuni perumahan karyawan PT IIS pun kemudian mulai mempraktikkan kebiasaan memilah sampah rumah tangga antara sampah organik dan sampah anorganik.

Efeknya sudah cukup terasa, yaitu tumpukan sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) tidak sebanyak sebelumnya.

PT IIS melanjutkan inisiatif program pengelolaan sampah dengan membangun bank sampah di sekitar perumahan melalui program corporate social responsibility (CSR).

Inisiatif ini disambut baik oleh warga dengan membentuk Bank Sampah Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Perum PT IIS Base Camp I yang dikelola oleh Bapak Suraji.

Bank sampah tersebut menjadi lokasi penampungan sampah yang bernilai ekonomis seperti botol plastik, styrofoam, kardus, kertas, dan barang lainnya.

Setiap 15 hari sekali, sampah yang terkumpul dijual ke pengepul yang sudah menjadi mitra KUBE Perum PT IIS. Kerja sama ini sudah berlangsung sejak awal 2015 dengan omzet sekitar Rp 2 juta per bulan. Jumlah yang lumayan besar hanya dari penjualan sampah.

“Selama ini proses pengelolaan sampah dilakukan dengan sistem angkut langsung ke TPA. Hal ini menyebabkan terjadinya penumpukan sampah di TPA. Setelah ada bank sampah, terjadi pemilahan dan bisa menjadi alternatif pengembangan ekonomi mikro bagi karyawan di wilayah PT IIS,” kata Senior Manager PT IIS Tungkal Ulu Azwan Sutondo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Bayar MRT Pakai GoPay, Ikuti Petunjuk Pembelian Berikut Ini

Cara Bayar MRT Pakai GoPay, Ikuti Petunjuk Pembelian Berikut Ini

Spend Smart
Kemenhub Siapkan Rp 3,51 Triliun untuk Angkutan Perintis

Kemenhub Siapkan Rp 3,51 Triliun untuk Angkutan Perintis

Whats New
Hilangnya 'January Effect'

Hilangnya "January Effect"

Whats New
Cek Harga BBM Hari Ini di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP AKR

Cek Harga BBM Hari Ini di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP AKR

Whats New
Gautam Adani Terdepak dari Orang Terkaya Keempat Dunia, Hartanya Menguap Lebih dari Rp 850 Triliun

Gautam Adani Terdepak dari Orang Terkaya Keempat Dunia, Hartanya Menguap Lebih dari Rp 850 Triliun

Whats New
Mampukah IHSG Lanjutkan Kenaikan? Cermati Saham-saham Ini

Mampukah IHSG Lanjutkan Kenaikan? Cermati Saham-saham Ini

Whats New
[POPULER MONEY] Cara Kerja dan Tips Menghindari Modus Penipuan File APK hingga Garuda Buka Opsi Penggunaan Jilbab Bagi Pramugari

[POPULER MONEY] Cara Kerja dan Tips Menghindari Modus Penipuan File APK hingga Garuda Buka Opsi Penggunaan Jilbab Bagi Pramugari

Whats New
Bank Lambat Transmisikan Suku Bunga Acuan, Ekonom: Pertumbuhan Kredit Masih Belum Pulih

Bank Lambat Transmisikan Suku Bunga Acuan, Ekonom: Pertumbuhan Kredit Masih Belum Pulih

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Usulan Kompasianer untuk Mengentaskan Buta Aksara

[KURASI KOMPASIANA] Usulan Kompasianer untuk Mengentaskan Buta Aksara

Work Smart
Kode Transfer BCA, BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan Bank Lainnya

Kode Transfer BCA, BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan Bank Lainnya

Spend Smart
Cara Transfer BRI ke BRI dan Bank Lain dengan Mudah, Bisa lewat HP

Cara Transfer BRI ke BRI dan Bank Lain dengan Mudah, Bisa lewat HP

Spend Smart
Cara Upgrade ShopeePay Plus agar Bisa Transfer Saldo ke Rekening Bank

Cara Upgrade ShopeePay Plus agar Bisa Transfer Saldo ke Rekening Bank

Spend Smart
Cara Daftar BBM Subsidi Lewat Link subsiditepat.mypertamina.id

Cara Daftar BBM Subsidi Lewat Link subsiditepat.mypertamina.id

Whats New
Daftar Gerai Transmart yang Tutup Permanen

Daftar Gerai Transmart yang Tutup Permanen

Whats New
Ekonom: Kecil Kemungkinan BI Naikkan Suku Bunga Acuan dalam Jangka Pendek

Ekonom: Kecil Kemungkinan BI Naikkan Suku Bunga Acuan dalam Jangka Pendek

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+