AirNav Pasang Lima Radar Baru untuk Penerbangan Senilai Rp 146 Miliar

Kompas.com - 23/10/2016, 18:14 WIB
Tampak tower tempat pemandu lalu lintas udara bekerja di Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC) Airnav Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (5/7/2016). KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERATampak tower tempat pemandu lalu lintas udara bekerja di Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC) Airnav Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (5/7/2016).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) memasang lima radar penerbangan baru hasil pembelian pada tahun ini.

Lembaga yang dikenal dengan sebutan AirNav Indonesia itu harus mengeluarkan dana Rp 146 miliar untuk membeli lima radar tersebut.

Menurut Direktur Teknik AirNav Indonesia Lukman F. Laisa, radar baru tersebut dipasang di empat lokasi yakni Bandara Soekarno-Hatta, Yogyakarta, Pekanbaru, dan Padang. Radar-radar itu dioperasikan untuk mengganti radar yang sudah tua.

“Usia ideal radar adalah 15 tahun, maka dari itu kami mengganti radar di tiga kota tersebut,” kata Lukman dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Jakarta, Minggu (23/10/2016).

Menurut dia, radar bandara di empat kota memang sudah harus diganti. Sebab, umur radar penerbangan itu sudah berusia lebih dari 15 tahun. Bahkan di Bandara Soekarno-Hatta dan Pekanbaru sudah berusia 32 dan 35 tahun.

Radar baru yang dipasang merupakan produk dari perusahaan asal Spanyol, INDRA. Harga rinciannya yakni Rp 75 miliar radar di Bandara Soekarno-Hatta, Rp 24 miliar radar di Bandara Yogyakarta, Rp 22 miliar radar di Bandara Pekanbaru, dan Rp 25 miliar radar di Bandara Padang.

Pembelian radar penerbangan baru dalam rangja peremajaan infrastuktur navigasi penerbangan nasional. Radar tersebut merupakan bagian dari investasi AirNav Indonesia Rp 2,2 triliun pada tahun ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Modernisasi peralatan merupakan bagian dari rencana strategis AirNav Indonesia yang tahun ini genap berusia 4 tahun”, ujar Direktur Utama AirNav Indonesia Bambang Tjahjono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.