Jonan: Swasta Boleh Punya Kilang Minyak, Bahkan Boleh Ekspor

Kompas.com - 26/10/2016, 18:58 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan (tengah) saat konferensi pers amandemen bagi hasil Wilayah Kerja Blok Mahakam, di Jakarta, Selasa (25/10/2016) Estu Suryowati/Kompas.comMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan (tengah) saat konferensi pers amandemen bagi hasil Wilayah Kerja Blok Mahakam, di Jakarta, Selasa (25/10/2016)
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menginginkan bertambahnya jumlah kilang minyak di seluruh wilayah Indonesia.

Bahkan, Jonan mempersilahkan swasta untuk turut serta berinvestasi membangun kilang (refinery).

Untuk menarik minat swasta agar berinvestasi membangun kilang minyak, Jonan mengatakan, bahwa nantinya swasta bisa memiliki wilayah kerja sendiri di hilir atau diperbolehkan memiliki pompa bensin sendiri.

"Boleh punya wilayah kerja sendiri enggak di hilirnya? Misalnya bikin pompa bensin sendiri. Boleh. Enggak ada larangan," ujar mantan Menteri Perhubungan ini di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Tak hanya itu, Jonan juga mempersilahkan swasta yang memiliki kilang untuk mengekspor hasil produksinya tersebut.

Namun demikian, dirinya tetap memprioritaskan PT Pertamina (Persero) untuk membangun kilang.

Nantinya kata mantan orang nomor satu di PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini, pemerintah akan membuat batasan jumlah produksi yang akan diekspor dan berapa untuk domestik.

"Kebutuhan kita 1,6 juta barel per hari BBM. Kapasitas terpasang refinery kita 1,1 juta barel per hari, efektifnya 800 ribu barel per hari. Ini harus ditingkatkan," terangnya.

Berbagai kemudahan yang diberikan tersebut, kata Jonan semata-mata demi meningkatkan kapasitas kilang nasional.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.