Kompas.com - 27/10/2016, 15:11 WIB
Rangkaian peranti pengatur dan pemantau tekanan gas dalam Metering and Regulating Station (MR/S) milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di Cirebon, Jawa Barat. Petugas rutin memeriksa semua peranti ini dalam sistem shift harian. Gambar diambil pada Senin (15/8/2016). KOMPAS.com/ARI PRASETYORangkaian peranti pengatur dan pemantau tekanan gas dalam Metering and Regulating Station (MR/S) milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di Cirebon, Jawa Barat. Petugas rutin memeriksa semua peranti ini dalam sistem shift harian. Gambar diambil pada Senin (15/8/2016).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mengembangkan infrastruktur gas bumi di berbagai daerah.

Hingga saat ini sebanyak 78 persen infrastruktur pipa gas nasional dibangun dan dioperasikan oleh PGN.

"Komitmen PGN dalam pembangunan infrastruktur gas nasional dapat dilihat dari terus bertambahnya jaringan pipa gas bumi PGN di berbagai daerah," kata Sekretaris Negara PGN, Heri Yusup dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Kamis (27/10/2016).

Pada akhir 2014 lalu, panjang pipa PGN tercatat mencapai 6.161 kilometer (km), saat ini pipa gas PGN sudah lebih dari 7.200 km.

Panjang pipa gas bumi PGN ini setara dengan 78 persen pipa gas bumi hilir seluruh Indonesia.

Sejumlah proyek infrastruktur gas bumi telah selesai dibangun seperti pipa gas bumi Batam sepanjang 18,3 km.

Kemudian di Pasuruan, Jawa Timur PGN menyelesaikan pembangunan pipa gas di ruas Kejayan-Purwosari sepanjang 15 km.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu ada lagi ruas Jetis-Ploso sepanjang 27 km dan ruas Kalisogo-Waru, Jawa Timur sepanjang 30 km.

Saat ini PGN sedang mengebut pengembangan infrastruktur gas di Bogor, Palembang, Cirebon dan banyak daerah lainnya.

Termasuk penugasan dari pemerintah yakni membangun dan mengoperasikan pipa gas West Natuna Transportation ke Pulau Pemping, Kepulauan Riau.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.